Patung Ir. Soekarno dan RTH Sangasanga Resmi Diresmikan, Jadi Ikon Sejarah dan Budaya Kukar
KUKAR | Media K-PK — Patung Ir. Soekarno dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sangasanga resmi diresmikan pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 16.45 WITA.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Kegiatan peresmian berlangsung di kawasan RTH Sangasanga dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Gedung Training Center PT Pertamina EP Sangasanga.


Peresmian dilakukan langsung oleh Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, yang hadir mewakili keluarga besar Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Ketua DPD I PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis selaku Sekretaris DPD I PDIP Kaltim, anggota Fraksi PDIP DPRD Kaltim, Ketua DPD II PDIP Kabupaten Kutai Kartanegara H. Rendi Solihin yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kukar, Ketua DPRD Kukar Ir. H. Ahmad Yani beserta anggota DPRD Kukar, Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, jajaran Forkopimda Kabupaten Kutai Kartanegara, kepala OPD, Camat Sangasanga, Edi Damansyah selaku pengagas mantan Ketua DPD II PDIP Kukar, serta perwakilan PT Pertamina EP Sangasanga.
Dalam sambutannya, Djarot Saiful Hidayat menyampaikan apresiasi tinggi atas pembangunan Patung Ir. Soekarno di Sangasanga. Ia menyebut patung tersebut sebagai patung Bung Karno pertama dan tertinggi di Kalimantan Timur.
“Bahkan patung Bung Karno tertinggi di luar Pulau Jawa berada di Sangasanga, dengan perbedaan tinggi sekitar 10 sentimeter dibandingkan patung yang ada di Bandara Soekarno-Hatta. Ini luar biasa,” ujar Djarot.
Menurutnya, kecintaan masyarakat terhadap Bung Karno tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Ia menegaskan pentingnya generasi bangsa untuk tidak melupakan sejarah, sebagaimana pesan Bung Karno tentang pentingnya menghargai perjuangan para pendiri bangsa.
Sementara itu, H. Rendi Solihin, Ketua DPD II PDIP Kabupaten Kutai Kartanegara, menambahkan bahwa kawasan Patung Ir. Soekarno dan RTH Sangasanga akan dikembangkan sebagai pusat seni, budaya, serta pusat UMKM di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Kami telah menyiapkan anggaran pada tahun 2026. Setiap malam Minggu akan dilaksanakan kegiatan intensif budaya dan kemasyarakatan, termasuk seni dan budaya lokal, agar kawasan taman ini selalu hidup dan tidak sepi,” jelas Rendi.
Ia juga berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan RTH Sangasanga agar tidak menjadi kumuh dan tidak terurus. Dengan demikian, kegiatan perawatan serta aktivitas selama satu tahun penuh dapat berjalan optimal dan menjadi percontohan bagi kecamatan lainnya.
“Saat ini fasilitas penunjang masih belum rampung 100 persen. Masih ada beberapa fasilitas umum yang akan dibangun, termasuk musala. Insyaallah kawasan ini juga akan diisi oleh para pedagang dari wilayah Kecamatan Sangasanga,” pungkasnya.
(MR)

