NTT-NTB-PAPUA-MALUKU

Bentrokan Warga Silang-Liaro Halmahera Selatan Tewaskan 1 Orang, Keluarga Korban Ancam “Nyawa Ganti Nyawa” jika Pelaku Tidak Segera Ditangkap

HALSELMedia.K-PK

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Konflik berdarah melanda dua desa di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Bentrokan antara warga Desa Silang dan Desa Liaro yang terjadi pada Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIT, telah memakan korban jiwa [[6]].

🔴 Kronologi Kejadian

Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, bentrok terjadi secara tiba-tiba dan melibatkan warga dari kedua desa hingga memanas menjadi aksi saling serang menggunakan benda tajam [[21]].

Korban meninggal dunia adalah seorang pria berinisial IT alias Unyil, warga Desa Liaro yang diduga ditebas menggunakan benda tajam saat bentrok berlangsung [[10]]. Bagian leher dan tangan kiri menjadi sasaran tebasan pelaku [[10]].

Selain korban tewas, tercatat 4 orang lainnya mengalami luka sayatan di bagian kepala, telinga, dan tangan [[3]]. Para korban luka sedang menjalani perawatan di Polindes Liaro [[21]].

Tuntutan Keluarga Korban

Keluarga korban menuntut Polres Halmahera Selatan untuk segera menangkap pelaku pembunuhan secepat mungkin. Ancaman keras disampaikan keluarga korban dengan frasa nyawa ganti nyawa” jika pelaku tidak segera dituntut

“Tidak ada lagi waktu tunggu. Kami minta pelaku segera ditangkap. Jika tidak, konsekuensinya akan lebih parah,” ujar perwakilan keluarga korban yang dikutip dari berbagai sumber [[20]].

👮 Respons Aparat Keamanan

Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan membenarkan adanya korban jiwa dalam bentrok warga di dua desa tersebut [[10]].

“Iya, satu orang (MD) meninggal dunia,” kata Kapolres melalui pesan WhatsApp pada Sabtu (21/3/2026) [[10]].

Untuk menjaga situasi, puluhan personel Polres Halmahera Selatan dan Kompi C Brimob telah diterjunkan ke Desa Silang dan Desa Liaro untuk pengamanan pasca peristiwa [[10]]. Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi yang terlibat dalam peristiwa bentrok [[10]].

⚠️ Dampak Meluas

Ketegangan akibat bentrokan dilaporkan meluas hingga ke Desa Wayaua karena sebagian korban memiliki hubungan kekerabatan dengan warga setempat [[21]]. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi konflik lanjutan jika tidak segera ditangani dengan cepat [[21]].

Beberapa warga bahkan memblokir akses jalan di Desa Wayaua sebagai bentuk tekanan terhadap pihak berwajib agar segera mengambil tindakan [[1]].

🍺 Diduga Terkait Miras

Meskipun belum ada keterangan resmi definitif dari aparat, berdasarkan informasi awal, bentrok diduga disebabkan oleh pengaruh minuman keras (miras) yang merayap di kalangan warga [[10]].

Tokoh masyarakat setempat mengimbau seluruh warga untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya [[21]].

Jenazah Telah Dimakamkan

Jenazah IT alias Unyil telah dikuburkan di kampung halaman setelah pelaksanaan salat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi [[10]].

Status Kasus

Sampai berita ini diturunkan, kasus masih dalam tahap penyelidikan dan penyidikan. Masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan situasi keamanan di wilayah Bacan Timur Selatan dapat segera kondusif [[21]].(Iand.H)

error: Content is protected !!