Perkuat Arus Kas Daerah, Pemkab Kukar Resmi Pinjam Rp820 Miliar ke Bank Kaltim Kaltara
Kukar | Media K-PK
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) resmi melakukan penandatanganan akad kredit senilai Rp820 miliar dengan Bank Kaltim Kaltara. Penandatanganan berlangsung di Kantor Cabang Bank Kaltim Kaltara Tenggarong, Tenggarong, Jumat (13/3/2026).
Akad kredit tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, bersama Direktur Bank Kaltim Kaltara, Muhammad Yamin.
Prosesi penandatanganan turut disaksikan oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta manajemen Bank Kaltim Kaltara Cabang Tenggarong.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa pinjaman daerah tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keuangan, khususnya untuk memastikan kelancaran arus kas pemerintah daerah.
“Pinjaman ini merupakan strategi penguatan arus kas daerah agar kewajiban pemerintah kepada berbagai pihak dapat dipenuhi tepat waktu,” ujar Aulia.
Menurutnya, dana pinjaman tersebut juga akan dimanfaatkan untuk membantu penyelesaian berbagai kewajiban pemerintah daerah yang memerlukan dukungan pembiayaan dalam jangka waktu tertentu.
Selain itu, pinjaman ini juga diarahkan untuk mempercepat pembayaran kepada pihak ketiga atau kontraktor yang telah menyelesaikan proyek pembangunan di wilayah Kutai Kartanegara.
Aulia menegaskan percepatan pembayaran tersebut penting dilakukan agar para mitra kerja pemerintah daerah dapat menerima haknya sebelum memasuki cuti bersama Hari Raya Idulfitri.
Sementara itu, Direktur Bank Kaltim Kaltara, Muhammad Yamin, menyatakan komitmen pihaknya untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui berbagai skema pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan.
Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat besar bagi pengelolaan keuangan daerah serta mendukung kelancaran berbagai program pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dengan adanya penandatanganan akad kredit ini, diharapkan pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan lebih optimal serta mampu memperkuat pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
(tls)

