Puskesmas Merbau Mataram Menjadi Garda Terdepan Penyintasan Kesehatan Jiwa
LAMPUNG SELATAN | MEDIA KP-K,
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Merbau Mataram 30 MEI 2026 – Puskesmas Merbau Mataram menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam penanganan dan penyintasan kesehatan jiwa di wilayah kerja Kecamatan Merbau Mataram. Melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan, puskesmas memiliki dua inovasi unggulan, yaitu DUKUN KERABAT JIWA (Dukung Kunjungan Keluarga Berobat Jiwa) dan KUPAS GAJI (Kunjungan Pasien Gangguan Jiwa). Kedua program ini dirancang khusus untuk memperkuat ketahanan mental serta mempercepat pemulihan kesehatan jiwa masyarakat.

Kepala Puskesmas Merbau Mataram, drg. Ayu Jembar Sari, menjelaskan bahwa penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, melainkan melalui pendekatan menyeluruh yang terintegrasi ke dalam 4 Pilar Utama: Promotif, Preventif, Kuratif, dan Rehabilitatif.
“Kami bergerak aktif mulai dari hulu hingga hilir. Puskesmas Merbau Mataram secara konsisten melakukan skrining dini untuk mendeteksi potensi gangguan sejak awal, menyediakan pelayanan konseling dasar bagi masyarakat yang membutuhkan, hingga melakukan kunjungan rumah (home visit) berkala bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, kami juga memfasilitasi rujukan medis terpadu,” ujar drg. Ayu Jembar Sari.
Aksi Nyata di Lapangan: Jemput Bola dan Edukasi Keluarga
Langkah preventif dan kuratif ini bukan sekadar wacana. Tim Kesehatan Jiwa (Keswa) Puskesmas Merbau Mataram terus aktif menyisir wilayah untuk memberikan penanganan langsung kepada pasien yang membutuhkan perhatian khusus. One dari sekian aksi nyata tersebut menyasar pada penanganan pasien berinisial M, seorang warga Dusun Kriyan, Desa Suban, Kecamatan Merbau Mataram.
Pengelola Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Merbau Mataram, Fareza Januwarti, A.Md.Kep, mengungkapkan bahwa Tim Keswa telah turun langsung ke lapangan untuk memberikan intervensi medis dan psikologis, terutama pada kasus-kasus yang dukungan keluarganya masih minim.
“Kami telah mengunjungi pasien M dan memberikan edukasi mendalam kepada pihak keluarga mengenai pentingnya kepatuhan serta keteraturan pengobatan rutin bagi pasien. Selain aspek kesehatan, kami juga peduli pada hak administrasi pasien. Pada kunjungan di bulan Maret 2026 lalu, kami sudah mengedukasi dan menganjurkan pihak keluarga agar segera membuatkan KTP bagi pasien M guna mempermudah akses layanan kesehatan ke depan,” jelas Fareza.
Kunjungan rumah yang dinamis ini dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Jiwa yang solid dan lintas sektor, terdiri dari:
Fareza Januwarti, A.Md.Kep (Pengelola Program Kesehatan Jiwa)
Rika Yuliana, A.Md.Kep (Tim Kesehatan Jiwa)
Sugiarto, S.KM (Tim Surveilans)
Husin Junaidi, S.Kep (Tim Surveilans)
Ilham Wiranata (Tim Ambulans)
Melalui sinergi lintas program ini, Puskesmas Merbau Mataram berharap stigma negatif terhadap ODGJ dapat terkikis, dan kesadaran keluarga sebagai sistem pendukung (support system) utama dapat meningkat demi terwujudnya masyarakat Merbau Mataram yang sehat secara fisik maupun mental.
Kontak Media / Informasi Lebih Lanjut:
Puskesmas Merbau Mataram
Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan
Email: puskesmasmerbaumataram@gmail.com
Telepon/WA: 082281907411
Media Sosial: @pkm_merbau_lampungselatan
(AR)

