Peluang Besar Ekspor Hortikultura ke Malaysia Terbuka Lebar: Kementan Dorong Kab Rohil Jadi Pemasok Utama
Jakarta, Media. K-PK
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Bupati Rokan Hilir Bistaman menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas komitmen dalam mendukung pengembangan sektor hortikultura, peningkatan daya saing produk lokal,
Serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui rencana kolaborasi strategis program “One Village, One Product, Go Export” bersama Koperasi Produsen Nelayan Balimbuk Rokan Hilir.
Sebagai eksportir ke Malaysia beralamat di Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir dan berkolaborasi dengan perusahaan komoditas pertanian asal Malaysia, GT Empire Global Sdn. Bhd.,
Yang diharapkan mampu membuka akses pasar internasional bagi produk unggulan desa, khususnya hortikultura. Program tersebut direncanakan dibahas lebih lanjut dalam pertemuan bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.
Hadir menyambut potensi kerja sama ini, Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura, Freddy Lumban Gaol mengungkapkan bahwa saat ini tren ekspor produk hortikultura Indonesia mengalami peningkatan dan Malaysia merupakan salah satu negara tujuan ekspor terbesar.
“Per tahun 2025 kemarin, Indonesia sudah ekspor produk segar sebanyak 524.894 ton, salah satu negara tujuan ekspor terbesar itu Malaysia. Nenas, pisang, rasberi, kubis, dan cabai merupakan komoditas yang kami ekspor ke Malaysia dengan volume terbesar,” ungkap Freddy.
Freddy melanjutkan, pihaknya melihat ada potensi yang cukup besar untuk kerja sama antara Kabupaten Rokan Hilir dan Malaysia. Namun, tidak menutup kemungkinan kerja sama ekspor dengan kabupaten lain juga salah satunya melalui program HDDAP.
“Memperhitungkan jarak dan komoditas unggulan daerah, kerja sama ini memiliki potensi. Di sisi lain, kami juga memiliki program pengembangan hortikultura di lahan kering atau HDDAP yang akan menghasilkan produk unggulan, salah satunya pisang mas kirana dari Lumajang.
Kami harap GT Empire Global juga dapat menjadi offtaker untuk program ini,” tambah Freddy.
Bupati Rokan Hilir H.Bistaman menyampaikan salam hormat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas dukungan berkelanjutan dalam memperkuat sektor pertanian dan ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Rokan Hilir
“Kami sangat mengapresiasi komitmen Kementerian Pertanian dalam mendorong pengembangan hortikultura nasional dan pemberdayaan masyarakat desa. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal hingga menembus pasar internasional,” ujar Bistaman.
Bistaman melanjutkan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melihat adanya peluang untuk implementasi program “One Village, One Product, Go Export” melalui Koperasi Produsen Nelayan Balimbuk Rohil ke Malaysia bersama Perusahaan GT Empire Global.
Program tersebut bertujuan untuk mendukung Pengembangan potensi desa agar memiliki daya saing nasional maupun internasional melalui identifikasi produk unggulan lokal, peningkatan kualitas dan standardisasi produk, penguatan kapasitas UMKM,
Perluasan akses pemasaran global, hingga penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
CEO GT Empire Global Sdn. Bhd., Nurainun dan Pengurus Koperasi Produsen Nelayan Balimbuk Rohil juga menyatakan komitmennya untuk membuka akses pasar produk hortikultura Indonesia ke Malaysia melalui pembangunan ekosistem distribusi modern.
Rencana tersebut mencakup pengembangan pasar borong sebagai pusat pengumpulan, distribusi, dan logistik produk pertanian, serta pembangunan jaringan Fresh Mart untuk mendukung pemasaran produk segar Indonesia di pasar internasional.
“Kita akan membuka pasar produk hortikultura besar-besaran di Malaysia, sebab komoditas pertanian petani Indonesia ini sangat dibutuhkan di malaysia, kami akan bersedia menampung hasil pertanian untuk kami pasarkan di Malaysia”. beber Ainun.
Dalam agenda pertemuan ini, para pihak akan membahas konsep implementasi program “One Village, One Product Horticulture, Go Export”, rencana pengembangan jaringan distribusi dan Fresh Mart di Malaysia,
Peluang kerja sama strategis dengan Kementerian Pertanian RI, serta sinkronisasi program dengan kebijakan pengembangan hortikultura dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI dapat memberikan dukungan dan kesempatan untuk melaksanakan program strategis tersebut, guna memperkuat kolaborasi pengembangan hortikultura nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Jurnalis ; Rizal
Sumber ; Kementerian Pertanian RI,

