SULSELBATRA-SULUTENGGO

Bupati dan Wabup Luwu Instruksikan Langkah Cepat Perbaiki Pengelolaan Sampah Jelang Penilaian Adipura

Luwu,Media.K-PK

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menjelang penilaian kedua Adipura, Pemerintah Kabupaten Luwu mengambil langkah cepat dalam membenahi pengelolaan sampah dan fasilitas yang menjadi objek penilaian KLHK. Hal ini disampaikan dalam rapat evaluasi yang dipimpin Kepala DLH, Husdin, pasca penilaian tahap pertama.

Husdin menyebut bahwa nilai sementara Luwu masih rendah akibat beberapa temuan di lapangan, khususnya terkait kondisi TPA, TPS3R, dan pemilahan sampah masyarakat. Tim penilai juga menyoroti kebersihan pasar, sekolah, RS/Puskesmas, hingga taman kota dan pelabuhan.

“TPA adalah titik berat penilaian, sehingga semua fasilitas di sana harus dibenahi sebelum tahap kedua dimulai,” jelasnya. Data timbunan sampah yang masuk sejak Januari–Juli 2025 juga menjadi indikator penting.

Bupati H. Patahudding memberi instruksi tegas, termasuk pemindahan jembatan timbang ke dalam area TPA, penambahan sarana persampahan di RSUD, serta pembersihan akses jalan menuju titik penilaian. Ia menekankan bahwa evaluasi kinerja pejabat kini bisa dilakukan lebih cepat jika tidak menunjukkan progres.

Wabup Muh. Dhevy Bijak Pawindu menegaskan bahwa upaya meraih Adipura harus melibatkan seluruh wilayah. “Jangan sampai kita dapat pengakuan kebersihan, tapi ada desa yang terlihat kotor. Itu bisa menimbulkan pertanyaan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia meminta desa, kecamatan, dan sekolah turut ambil bagian agar kebersihan menjadi gerakan bersama. ( Basman)

error: Content is protected !!