HUMAS BEA CUKAI BATAM SULIT DIHUBUNGI, PENYELUNDUPAN DI BATAM KIAN MENGGILA — DIDUGA OKNUM MENGAKU MEDIA JADI KORLAP BARANG ILEGAL
Batam, Media. KPK.Co. id —
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Aktivitas dugaan penyelundupan barang ilegal di sejumlah titik wilayah Batam disebut-sebut semakin berani dan terbuka. Ironisnya, di tengah maraknya peredaran barang tanpa dokumen resmi tersebut, pihak Humas dinilai sulit dihubungi oleh awak media untuk dimintai klarifikasi maupun tanggapan resmi.
Pantauan dan informasi yang dihimpun media menyebutkan, kawasan Serip Hujung Kota Batam hingga Punggur Dalam diduga menjadi jalur aktif keluar masuk barang ilegal. Aktivitas pengiriman disebut berlangsung hampir setiap hari secara terselubung.
Lebih mengejutkan lagi, muncul dugaan adanya oknum yang mengaku sebagai wartawan media online justru diduga ikut bermain di lapangan. Oknum tersebut disebut-sebut berperan sebagai “korlap” pengiriman barang ilegal, mengatur jalur serta mengoordinasikan pengiriman agar lolos dari pantauan aparat.
Situasi serupa juga disebut terjadi di kawasan Barelang, Batam. Jalur laut di wilayah tersebut diduga dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan berbagai jenis barang, mulai dari barang jastip hingga rokok tanpa pita cukai merek PSG yang peredarannya semakin marak.
Dalam investigasi yang berkembang, seorang oknum wartawan berinisial “TP” turut disorot. Ia diduga menjadi pihak yang membekingi aktivitas pengiriman barang-barang ilegal tersebut. Dugaan itu kini menjadi perhatian masyarakat yang meminta aparat penegak hukum tidak tutup mata.
Masyarakat menilai, apabila benar ada oknum yang mencatut profesi wartawan untuk melindungi aktivitas ilegal, maka hal itu merupakan tindakan yang mencoreng marwah dunia pers dan harus diusut tuntas tanpa pandang bulu.
“Kalau memang ada yang mengaku media tapi malah jadi beking penyelundupan, ini sangat memalukan. Aparat harus bertindak tegas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait termasuk Humas belum memberikan tanggapan resmi meski telah berulang kali coba dikonfirmasi oleh awak media.
Masyarakat kini berharap aparat penegak hukum, termasuk instansi pengawasan di wilayah perbatasan Batam, segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan jaringan penyelundupan yang disebut-sebut semakin terang-terangan beroperasi di wilayah pesisir Kota Batam.
[ Jek,Sprong ]

