NTT-NTB-PAPUA-MALUKUPILIHAN

Kasus Suap Bupati MBD : Penyidik Bongkar Keterlibatan Pejabat

Maluku | Media K-PK – Bupati Maluku Barat Daya ( MBD) Benjamin Thomas Noach, terkait dugaan gratifikasi dan Suap, menjadi tren Topik di berbagai media lokal dan Nasional yang ada di maluku.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kasus tersebut saat ini sedang dalam penyelidikan oleh Ditreskrimsus Polda Maluku., sehubungan dengan sejumlah proyek Infrastruktur di kabupaten MBD, yang diduga didahului transaksi suap dan gratifikasi seperti pemnangunan Jalan Sirtu Tihuleli dan TPU di Letti serta peningkatan jalan Sp Batumiau – Luhuleli di Letti.

Media K-PK Perwakilan Maluku dan Maluku, tetap memantau dan mengawal kasus ini, sampai sejauh mana Kasus ini berakhir dan seperti apa berakhirnya, apakah Bupati bersalah atas dugaan gratifikasi dan Suap ataukah Bupati keluar dari dugaan tersebut dengan aman , karena dugaan ini tidak dapat dibuktikan, ini sebuah persoal besar, dimana masyarakat menuntut keadilan, Rabu 28/1/2026.

Kendati demikian, Media K-PK juga mengapreasiasi keenam saksi yang telah diperiksa oleh Polda maluku dalam kasus ini, mereka diantaranya :

1.Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Eduard Davidz, Plt.

2.Kadis Pekerjaan umum Tata Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman ( RTRPKP) MBD Simon Dahoklory,

3.Staf Keuangan Pemda MBD : Semuel Ulpupy dan Rusli Marasabessy,

4.Kontraktor Pilipus Y Tahalele, dan Dua Saksi kunci yang belum diungkap identitasnya.

Dari keterabgan saksi – saksi ini cukup kuat karena mereka telah memberikan informasi tentang dugaan transaksi Suap dan Gratifikasi yang melibatkan Bupati MBD Benjamin Thomas Noach.

Saksi Pilipus Y Tahalele, benar – benar membongkar keterlibatan Suap dan Gratifikasi Bupati MBD secara terang – terangan tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

Kerja keras Polda maluku, dalam menuntaskan berbagai kasus, termasuk kasus saat ini yang sementara dalam proses , perlu diapresiasi oleh semua di bumi maluku secara umum dan khusus masyarakat di kabupaten Maluku Barat Daya, dimana Polda juga telah menerima bukti berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp dan Bukti transfer bank.

Sementara proses Penyelidikan masih berlanjut dan Penyidik akan memanggil lebih banyak saksi untuk dimintai keterangan , inilah Polda maluku berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini, sesuai ketentuan hukum.

Oleh karena itu Polda maluku saat ini sedang fokus pada peningkatan kemampuan Penyidik Polri dan PPNS ( Penyidik Pegawai Negeri Sipil), melalui pelatihan dan pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan Integritas penyidik dalam menangani kasus – kasus termasuk korupsi dan kejahatan lainnya.

Langkah penyidikan yang sedang dilakukan Polda maluku adalah peningkatan kapasitas penyidik dan polda maluku sudah bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk meningkatkan kemampuan penyidik Polri dan PPNS.

Penangan Kasus Korupsi , Polda maluku menangani beberapa kasus termasuk tren saat ini adalah adalah kasus Bupati Maluku Barat Daya Benjamin Thomas Noach, ditambah Pelayanan cepat dan Responsif Kapolda maluku dalam menekankan pentingnya pelayanan cepat responsif dari anggota Polri sebagai bentuk kehadiran negara dalam melayani masyarakat.

Polda maluku sudah berkomitmen untuk menjaga sepermasi Hukum dan Stabilatas keamamanan daerah serta meningkatkan sinergi dan kerja sama dengan selutuh stakeholder termasuk Pemerintah daerah , TNI dan Elemen Masyarakat.

Kasus Dugaan Gratifikasi dan Suap Bupati MBD, mempengaruhi Publik, Tentu kami dari MediaKPK terus melakukan pwmantauan dan mengawal proses sampai Tuntas. ( MNP. 01)

error: Content is protected !!