HUKUM & POLITIKPILIHANRIAU-KEPRI-JAMBI

Ahok Diduga Bebas Penampungan CPO Ilegal Di Sungai Masjid

DUMAI – Aktivitas penampungan Crude Palm Oil (CPO) dari Kapal tanker ke kapal pompong di Sungai Masjid, Jl.Cut Nyak Dien, Purnama, Kecamatan Dumai Barat,Kota Dumai, masih bebas beroperasi secara ilegal.

Informasi yang berhasil dihimpun tim media ini di Kota Dumai menyebutkan pembongkaran CPO ilegal di pinggir Sungai Masjid dikelola bernama Ahok dan Herdi, yang bertempat tinggal di Kota Dumai.

Herdi, ketika dikonfimasi via telepon genggamnya, Selasa (30/12/2025), namun hingga berita ini diterbitkan, Herdi masih memilih bungkam.

Salah seorang warga Kota Dumai, Ricky, mengungkapkan bahwa Ahok diduga pengelola tempat pembongkaran CPO ilegal di pinggir pantai laut Dumai, sudah pernah dilaporkan kepada Menko Polhukam di Jakarta, tetapi Ahok kembali lagi beroperasi secara ilegal di pinggir Sungai Masjid,”ungkap Ricky kepada media ini, Senin (29/12/2025).

Sejumlah masyarakat di Sungai Masjid menyebutkan aktivitas penampungan CPO tersebut bebas beroperasi secara ilegal untuk menampung CPO dari Kapal tanker yang sedang berlabuh jangkar dipinggir pantai laut Dumai.

Modus operasi mafia CPO untuk mendapat CPO dari para oknum ABK tanker dan kapal tongkang, dengan cara mafia CPO di Sungai Masjid sengaja menugaskan kali tangannya yang cukup mapan turun ke kapal, untuk melobi para ABK kapal tanker dan kapal tongkang yang sedang berlabuh jangkar disekitar pantai laut Dumai agar para ABK mau menjual sebagian CPO yang ada di dalam kapal tersebut.

“Kaki tangan mafia CPO langsung membawa kapal pompong mendekat ke kapal tanker maupun kapal tongkang, kemudian setelah ada kesepakatan antara kaki tangan mafia CPO dengan para ABK, selanjutnya CPO diturunkan dengan menggunakan alat selang ke dalam palka kapal pompong sesuai kesepakatan, kemudian para kaki tangan mafia CPO mengangkut limbah CPO tersebut ke pinggir Sungai Masjid,”ungkap salah seorang warga Dumai yang nama tidak mau ditulis namanya, Senin (29/12/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, Aparat yang berkompeten di Kota Dumai, belum berhasil ditemui media ini, guna dimintai tanggapannya terkait hal tersebut.  (A***)

error: Content is protected !!