Wali Kota Jambi Jenguk MS, Bocah Korban Begal yang Kehilangan Kaki, Pemkot Akan Bantu Sepenuhnya
MediaKPK – Raut haru mewarnai kediaman keluarga MS (13) di RT 20, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Kamis (9/10). Bocah malang ini menjadi korban pembegalan brutal yang terjadi pada 16 September lalu, hingga membuat kaki kirinya harus diamputasi.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Di tengah duka yang masih terasa, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, datang langsung memberikan dukungan dan semangat kepada MS dan keluarganya.
Kehadiran Maulana disambut penuh haru oleh sang ibu, Aci Cendrawasih, dan kakeknya, Darlis.
Dalam kunjungan itu, Wali Kota menyerahkan bantuan kebutuhan pokok serta dana pengobatan dan operasional senilai Rp 5 juta, yang disalurkan melalui Dinas Sosial dan Baznas Kota Jambi.
“MS adalah anak berkebutuhan khusus yang menjadi korban kekerasan. Ia membutuhkan penanganan medis yang cukup panjang. Pemerintah Kota akan bantu sepenuhnya lewat program Kartu Bahagia,” ujar Maulana.
Meski demikian, kata Maulana, proses administrasi kependudukan MS masih harus dibereskan agar ia dapat memperoleh layanan penuh dari Pemkot Jambi.
“Data kependudukannya masih tercatat di Kabupaten Tanjab Timur. Kami akan bantu urus agar bisa mendapatkan semua fasilitas yang ada di Kota Jambi,” jelasnya.
Selain bantuan kesehatan, Maulana juga memastikan pemerintah akan memberikan dukungan gizi dan pendampingan lanjutan bagi MS. Ia menegaskan, kejadian tragis yang menimpa bocah tersebut menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk memperkuat keamanan lingkungan.
“Kami terus mengaktifkan pos kamling dan memperkuat sistem keamanan warga. Kita berharap, kejadian seperti ini tidak terulang lagi di Jambi,” tegasnya.
Sementara itu, Aci Cendrawasih, ibu korban, tak kuasa menahan haru atas kepedulian yang ditunjukkan Wali Kota dan jajaran Pemkot Jambi.
“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Ini bukti kepedulian Wali Kota terhadap masyarakatnya, termasuk anak saya yang sedang berjuang,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya karena biaya pengobatan anaknya akan mendapat bantuan dari pemerintah.
“Alhamdulillah, anak saya dibantu juga untuk pengobatannya. Hanya saja kondisinya masih trauma,” tutupnya pelan.

