Tulah Dari Sifat Buruknya,Ketua RW 27 Pesona Anggrek Dicopot, serta ucapan Terima kasih dari Warga kepada Ormas FBR
Kota Bekasi – Kisruh akibat beredarnya pemberitaan dari sebuah media online edisi 6 Agustus 2025 yang memuat dugaan pencopotan Ketua RW 27 Pesona Anggrek, karena di intimidasi oleh ormas FBR menuai sanggahan dari perwakilan para ketua RT dan Warga RW 27 Pesona Anggrek.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam sanggahannya perwakilan para ketua RT dan warga RW 27 Pesona Anggrek Harapan, Harapan Jays Bekasi Utara yang enggan disebutkan jati dirinya merasa keberatan munculnya pemberitaan tersebut dan menilai pemberitaan tersebut keliru, memutar balikan fakta dan sangat mendeskreditkan ormas FBR dalam kekisruhan di RW 27 Pesona Anggrek

Bukti pungli yang dilakukan ketua RW 27 Pesona Anggrek terhadap ketua RT nya terkait pengecoran jalan aspirasi dari anggota dewan ARH tahun 2021.
Keterangan dari perwakilan para RT dan warga, fakta yang sebenarnya Ketua RW 27 Pesona Anggrek Suharso dicopot dari jabatannya semata-mata disebabkan atas kelakuan buruk kepemimpinannya sendiri, seperti melakukan pungli pengeceron jalan di RT 03 dan 04 aspirasi dari anggota dewan ARH tahun 2021, suka menebar fitnah juga kebijakannya sering bikin gaduh dan cenderung memecah belah warga RW 27 Pesona Anggrek.
Adapun beberapa faktor penyimpangan dari ketua RW tersebut, salah satunya adalah pengelolaan kolam renang pasos pasum perumahan pesona anggrek yang sudah berjalan kurang lebih 10 tahun,hanya masuk ke kantong pribadi tanpa ada retribusi terhadap PEMKOT Bekasi.
“Jadi atas ulah buruk ketua RW 27 itu sendiri, mayoritas warga menginginkan Ketua RW Itu diganti, kemudian di wakili para ketua RT melakukan mosi tidak percaya dan bersurat ke Lurah Harapan Jaya, Camat Bekasi Utara, bahkan sampai ke Wali Kota Bekasi minta supaya Ketua RW 27 dicopot,” terang Perwakilan para RT dan Warga,
Dan dari pertemuan para ketua RT yang melakukan mosi tidak percaya tersebut dengan pihak lurah dan camat, pada tanggal 3 Agustus menghasilkan keputusan bahwa ketua RW 27 diberhentikan.
“Jadi tidak ada keterlibatan ormas FBR apalagi sampai mengintimidasi terkait pencopotan Ketua RW 27 Pesona Anggrek, justru ormas FBR selama ini banyak membantu mengawal kelancaran dan kesuksesan pembangunan di RW 27 melalui aspirasi anggota dewan Arif Rahman Hakim (ARH),” ungkap perwakilan para ketua RT dan warga.
“Alhamdulillah, berkat di kawal ormas FBR, pungli yang kerap dilakukan Ketua RW 27 terhadap pembangunan aspirasi dari anggota dewan di wilayah RW 27 tidak terjadi lagi,” ucapnya.
Bukan hanya membantu mengawal pelaksanaan pembangunan, sambung Perwakilan para ketua RT dan warga, Bahkan, Ormas FBR berperan sebagai jembatan penyampaian aspirasi dari warga RW 27 Pesona Anggrek kepada anggota dewan Arif Rahman Hakim (ARH) dan mengawalnya sampai terealisasi.
“Namun, hal itu dibantah dan tidak pernah diakui oleh ketua RW 27, padahal para RT yang terdampak dari pembangunan tersebut sangat berterima kasih kepada anggota dewan dan Ormas FBR atas mediasinya,” pungkasnya.(Boy)

