RIAU-KEPRI-JAMBI

KElUARGA KORBAN MINTA POLISI TANGKAP PELAKU PENGANIAYAAN DAN KEKERASAN ART ADIKNYA

Batam media KPK online Kepri
Kakak korban minta pihak polisi tangkap pelaku penganiayaan dan kekerasan ART.air mata tidak berhenti mengalir dari wajah Anggraini kakak kandung intan melihat adiknya lebam memar .yang tingal di Batam

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Suara nya bergetar .menahan amarah dan duka yang di alami adiknya saat adiknya menceritakan kepada kakak nya nasib tragis yang menimpa adiknya .seorang perempuan muda asal Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) yang datang ke batam untuk mencari hidup yang lebih baik .namun nasib tidak seperti yang di harapkan .malah justru di.perlakukan tidak baik melebihi dari binatang

Intan bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga ( ART) di kawasan Perumahan Elit Suka jadi .kota Batam provinsi Kepulauan Riau .Kepri .di rumah seorang perempuan bernama Roslina.awalnya .dia berharap bisa membantu ekonomi keluarga di kampung namun siapa sangka .harapan menjadi kelam suram derita panjang selama satu tahun terakhir

Menurut cerita Kakak korban Angraini .sejak pertama bekerja .INTAN sudah menjadi sasaran empuk kekerasan dalam lingkungan.rumah tersebut .karna sering mengalami kekerasan .Namun dua hari terakhir .menjadi titik paling sadis dan kejam dalam Pekerjaan rumah yang di kerjakan nya dengan baik sepenuh hati .seperti menyapu mengepel dll bahkan justru dianggap tidak rapi oleh sang majikan .hingga berunjuk pada penganiayaan

Adik saya di pukul pakai sapu .bahkan pakai obeng .kepala di tendang .buah dada.serta wajah hingga sampai kemaluan nya juga mendapat pukulan .ucap’ Anggraini sambil menahan tanggis.dia juga di panggil dengan kata kata bahasa kotor .Anjing.Babi.Lonte .saya sudah tidak kuat membayangkan nya ujar Angraini.minggu 22.06.2025.

Yang paling sakit hati saya selama adik saya bekerja di larang Pengan ponsel bahkan ponselnya di sitak.ia benar benar terisolasi tak dapa kontak dengan keluarga di kampung seola tak tahu ia tengah disiksa perlahan setiap hari nya

Kami selaku.keluarga baru mengetahuinya kondisi intan setelah korban diam diam.meminjam.Hp tetangga sebelah dan menceritakan kisah yang di alaminya

Adikku memberanikan diri meminjam Hp milik tetangga majikan untuk menghubung i keluarga nya dengan nada suara gemetar .ia menceritakan semua yang di alami nya .begitu mendengar cerita adikku saya langsung datang ke batam untuk menemui tempat kerja nya

Namun sesampai nya di rumah Roslina.pintu rumah terkunci dan mereka tak mengizinkan saya masuk .keluarga akhirnya paksa masuk dan menemukan intan di dalam.kamar .dengan tubuh penuh luka lebam dan.kondisi kritis dan terguncang parah

Saya langsung membawa kerumah sakit Elisabet Batam.kota untuk segera mendapatkan pertolongan medis hasil pemeriksaan awal menunjukan banyak luka memar dan kemungkinan cedera dalam serius

Ini bukan hanya luka si tubu ini luka di hati dan jiwa intan datang untuk bekerja bukan untuk disiksa seperti hewan .ucap Anggraini dengan suara sedih

Suami Anggraini lansung melaporkan kejadian ini ke pihak Polresta Barelang .pihak keluarga meminta tangkap.pelaku dan hukum.seberat beratnya. (Andi Amiruddin)

error: Content is protected !!