Cegah Gangguan Kamtibmas Selama Nataru, Pemdes Atue Gelar Apel Kesiapan Keamanan
MEDIA K-PK LUWU TIMUR – Guna Memastikan Keamanan Warga di Malam Natal 2025 Sekaligus Menjelang Malam Pergantian Tahun Baru 2026 Pemerintah Desa Atue Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan Menggelar Giat Apel Kesiapan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Giat Apel ini menjadi bagian dari kesiapan Pemerintah desa Atue dalam memastikan layanan perlindungan bagi masyarakat agar tetap berjalan optimal selama Natal dan Tahun Baru. Melalui pengamanan ini, Pemerintah desa Atue fokus pada upaya kesiapan keamanan disejumlah titik lokasi.
Kegiatan apel persiapan keamanan dihadiri kasih trantib, pembina, Imam Desa, Kepala Dusun, Ketua Kadarkum, ketua RT dan Linmas. yang pelaksanaannya dipusatkan di Poskamling Desa Atue. Rabu (2412/2005) malam pukul 20. 00 wita.
“Camat malili, H. Hasimning mengawali arahannya dengan menyampaikan,
keamanan dan kenyamanan merupakan hal yang paling penting saat malam natal khususnya warga umat kristiani. Masyarakat tentu harus berperan aktif untuk turut menjaga agar kegiatan selama ibadah berlangsung.
Intinya soal keamanan merupakan tugas bersama kita semua, bukan hanya aparat keamanan dan pemerintah. Keamanan dan kenyamanan serta kedamaian menjadi syarat penting agar malam natal hingga malam pergantian tahun memberikan makna dan manfaat mendalam bagi kita semua, Saya tegaskan hindari minuman keras. Minuman keras sering menjadi pemicu gangguan keamanan, ” tegasnya.
“Hal lain yang juga harus diperhatikan bagi masyarakat yang merayakan natal dan sekaligus menyambut malam tahun baru beberapa hari kedepan lagi, sekiranya kedepankan kesederhanaan, jangan berlebihan apalagi terjadi pemborosan. Ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala desa Atue, Abdul Hamid BSc, juga turut menyampaikan,
Arahan, Apel ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan kita semua, sehingga pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergi dengan tujuan perayaan natal dan tahun baru berjalan dengan kondusif.
“Untuk memastikan suasana kondusif, kepala dusun, Ketua RT dan Linmas, agar selalu memastikan keamanan di wilayah desa. Menggerakkan dan mengelola pos pengamanan atau kegiatan ronda malam secara bergilir untuk memantau situasi potensi gangguan keamanan. dan memastikan kelancaran peribadatan umat Kristiani saat malam Natal, harapnya.
Kebersamaan dan keharmonisan antar sesama merupakan merupakan modal utama menjaga stabilitas keamanan, situasi yang aman tidak semata bergantung pada aparat, tetapi juga pada partisipasi masyarakat aktif dalam menciptakan lingkungan damai dan kondusif.
“Dengan semangat dan kepedulian bersama, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk bergandengan tangan untuk memastikan keamanan publik tetap terjaga sepanjang libur natal dan tahun Baru. Pungkasnya. (Andi Rahman)

