NTT-NTB-PAPUA-MALUKU

Konferwil ISNU Maluku 15 Mei 2026 : Tanpa Baliho, Fokus Gagasan Untuk Indonesia Emas

AMBON.Media.K-PK

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Maluku akan menggelar Konferensi Wilayah pertama pada Jumat, 15 Mei 2026 di Ambon.

Konferwil kali ini mengusung tema : “PW ISNU Maluku Berdaya dan Berdampak Menuju Indonesia Emas”. Hal ini disampaikan oleh Ketua Wilayah ISNU Maluku Dr. Iwan Rumalean, S.Pd., M.Pd, dalam siaran Pers kepada sejumlah media Nasional dan Lokal di Ambon, 12/5/2026.

Menurut Rumalean yang menjadi sorotan kegiatan ini sengaja dilaksanakan tanpa atribut berbahan plastik seperti baliho, pamflet, maupun banner di jalanan Kota Ambon. Semua promosi dan sosialisasi dialihkan ke kanal digital.,” Ujar Rumalean Akademisi Unpatti.

Ketua PW ISNU Maluku masa khidmat 2021-2026, Dr. Iwan Rumalean, menyebut langkah ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Pemerintah kota Ambon dan Pemerintah provinsi Maluku dalam mengurangi sampah plastik, krisis kualitas udara, krisis iklim, dan pencemaran air tanah,” Kata Dr. Lumalean.

“Langkah ini bentuk dukungan PW ISNU Maluku terhadap gerakan pemerintah daerah dalam mengurangi dampak sampah plastik, krisis kualitas udara, krisis iklim, dan pencemaran air tanah melalui kampanye dan ceramah berbasis lingkungan,” Jelasnya.

Senada dengan Dr. Iwan Rumalean, Ketua Panitia, Dr. Siti Divinubu, menambahkan konferwil rencananya akan dihadiri Ketua Umum PP ISNU, Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., yang juga Sekretaris Jenderal Kemenag RI. Ia akan didampingi Sekretaris Jenderal PP ISNU, H. Wardi Taufik, S.Ag.,M.Si.

Selain itu Panitia juga mengundang Pemerintah provinsi Maluku, Forkopimda, Kanwil Kemenag Maluku, TNI/Polri, pimpinan perguruan tinggi, politisi, OPD, ormas, tokoh masyarakat, mahasiswa, OKP, dan OKPI. dari unsur internal NU hadir Muslimat NU Fatayat NU , GP Ansor, PMII, IKA PMII, Lakpesdam, Pergunu, Pagar Nusa, dan Tarekat Jatman Maluku,”Kata Dr. Siti Divinubun.

Konferwil akan diikuti 18 peserta dari 6 PC ISNU diantaranya PC. ISNU Kabupaten Seram Bagian Barat, PC. ISNU Kabupaten Seram Bagian Timur, PC. ISNU Kabupaten Maluku Tengah, PC. ISNU Kota Ambon, PC. ISNU Kota Tual, dan Kabupaten Buru,” jelasnya.

Dan perlu ketahui bahwa Panitia telah membuka pendaftaran bakal calon Ketua PW ISNU Maluku masa khidmat 2026-2031.Hingga kini sudah ada 3 pendaftar, semuanya akademisi dari perguruan tinggi di Maluku. Satu orang bergelar Guru Besar dan dua orang Doktor. Nama calon belum dipublikasikan.

Dua hal yang bikin konferwil ini beda dari biasanya adalah, yang Pertama, ISNU Maluku memilih jalan “konferwil hijau” di tengah maraknya baliho politik yang mencemari kota. Ini pesan jelas bahwa sarjana NU tidak hanya bicara lingkungan, tapi juga mempraktikkannyaKedua, proses regenerasi kepemimpinan sudah dimulai lebih awal dengan 3 calon ketua yang semuanya berlatar akademisi. Ini menandakan ISNU Maluku ingin dikawal oleh kekuatan intelektual, bukan sekadar popularitas.,” ingat Dr. Siti Divinubun yang juga Srikandi IKA – PMII Maluku.

Publik Maluku patut menaruh perhatian pada hasil konferwil ini., Sebab, rekomendasi yang dihasilkan akan menjadi masukan kebijakan untuk pemerintah daerah, terutama di sektor pendidikan, ekonomi, dan kebudayaan berbasis kepulauan. Di tengah tantangan Indonesia Emas 2045, peran sarjana NU sebagai jembatan antara kampus dan masyarakat desa-pesisir menjadi kunci.
Konferwil ini bisa jadi titik awal olahirnya program yang benar-benar berdampak, bukan sekadar wacana.

Ketua Steering Committee, Jamaludin, berharap konferwil menjadi momentum untuk maju bersama dan memperkuat silaturahim antarpengurus PW maupun PC ISNU di Maluku.

Jangan gunakan cara lama dengan menjadikan konflik sebagai sarana mencapai tujuan. ISNU adalah lembaga profesional di bawah NU yang bertugas menghimpun para sarjana NU untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur kberdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” katanya.*

( MNP. 01)

error: Content is protected !!