RIAU-KEPRI-JAMBI

Tembok RS Arafah Roboh, Dua Rumah Warga di Kota Jambi Rusak Diterjang Material

MediaKPK – Dua unit rumah warga di Jalan Sumantri Brojonegoro, RT 10, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi, mengalami kerusakan setelah tembok milik RS Arafah roboh akibat tingginya intensitas hujan pada Senin malam (1/12/2025).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dua rumah terdampak terdiri dari satu bangunan permanen dan satu nonpermanen yang masing-masing dihuni dua keluarga, yakni rumah milik Dendi Rivaldi yang dihuni empat jiwa serta rumah milik Abdul Kholik yang dihuni satu jiwa.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi, mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi berpotensi mengalami longsor susulan.

“Hujan deras membuat tembok RS Arafah ambruk dan mendorong material ke permukiman warga. Kami langsung melakukan asesmen, memastikan warga aman, dan memproteksi bangunan agar sementara tidak digunakan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan berstruktur tanah labil atau dekat bangunan bertingkat.

“Jika melihat retakan, pergeseran tanah, atau tembok yang tidak stabil, segera laporkan. Respons cepat sangat penting untuk mencegah korban,” tegasnya.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, BPBD menyampaikan bahwa kerugian material terutama rumah milik Wardianto saat ini masih dalam proses pendataan.

Sementara itu, pihak RS Arafah melalui Direktur RS Islam Arafah Kota Jambi, dr. Dian Fitri, menegaskan bahwa rumah sakit siap bertanggung jawab atas insiden tersebut.

“Pemilik rumah yang sempat syok telah mendapat penanganan dan dipastikan tidak mengalami gangguan kesehatan. Kami juga sudah meninjau langsung kondisi rumah yang terdampak,” ujarnya.

Selain berkomitmen memperbaiki rumah warga, pihak rumah sakit telah menempatkan keluarga terdampak di tempat tinggal sementara selama proses pembersihan dan perbaikan pagar beton maupun bangunan yang rusak.

“Kami juga menanggung kebutuhan sehari-hari warga selama masa perbaikan. Saat ini kami terus berkoordinasi untuk mempercepat pemulihan pagar serta rumah yang terdampak. Kami bertanggung jawab sepenuhnya,” tambahnya

error: Content is protected !!