Sudrianto Dikibul,Upah Yang Dijanjikan Tak Kunjung Dibayar
MEDIA K-PK DUMAI – Tanah seluas 5,6 ha milik GK,mantan karyawan pertamina terletak di Jl Soekarno-Hatta RT 05 kelurahan bukit kayu kapur kecamatan bukit kapur Dumai,awalnya diminta dibersihkan ke Sudrianto agar dibersihkan tambah pembuatan parit keliling , serta gundukan tanah tersebut di ratakan dengan Alat berat.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Sesuai kesepakatan Sudrianto dengan GK ,Upah pekerjaan seluruh nya Rp 100.000.000.
Menurut Sudrianto kepada Awak media. Bahwa perjanjian mereka atas pekerjaan tanah tersebut, bahwa Upah pekerjaan di bayar lunas kepada Sudrianto setelah tanah terjual .
Ditahun tersebut 2022 Pekerjaan dinyatakan tahun 2023 tanah yang dikerjakan laku terjual ke salah seorang bernama Rikki pengusaha asal Medan/Sumut.
Ditanah ini kita dijadikan tempat penampungan limbah sawit berupa cangkang sawit dan telah ditembok beton keliling,tertulis PT.SLA(Sumatera Lintas Asia)
ironisnya saat dihubungi pemilik tanah awal ,GK selalu mengatakan ia akan dibayar tenang aja faktanya hingga kini janji yang dimaksud tak pernah direalisasikan terang Sudrianto kepada Wartawan saat bertemu di Bukit kapur Rabu 3/ 12.
Pemilik tanah ini bertahun-tahun menawarkan tanahnya ke orang lain tak ada yang berminat dikarenakan dilokasi tanah tersebut semak belukar dan tidak merata ,begitu selesai saya kerjakan dengan upah yang telah kami sepakati yakni sebesar Rp.100 juta,tahun berikutnya tanah ini baru laku dijual oleh GK tapi yang sangat menyakitkan hati saya ulah yang dijanjikan tak juga dibayar hingga kini,ucap Sudrianto dr dengan nada pilu nahan sedih ke awak media ini.GK kini telah berada dipulau Jawa meninggalkan hutang upah Rp.100 juta.(TIM)

