Ada Apa Dengan Oknum Kepsek SMP Negeri 42 OKU Yang Alergi Wartawan
Baturaja, Media K-PK
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Sikap tidak terpuji ditunjukan oleh oknum Kepala Sekolah SMPN 42 OKU Provensi Sumatra Selatan yang berinisial AB terhadap wartawan dan LSM.
Padahal peran Media sebagai salah satu sumber Informasi bagi masyarakat terkait program dan kinerja dari pihak lembaga pemerintah dan lembaga pendidik, yang mana sikap yang ditunjukan oleh oknum kepsek SMPN 42 OKU berinisial AB tidak mencerminkan sikap seorang pendidik dan menghambat peran media sebagai kontrol sosial untuk transparansi dan akuntabilitas sekolah.
Apa yang dilakukan oleh oknum kepsek SMPN 42 OKU yang berinisial AB yang bersikap alergi terhadap Wartawan dan LSM dengan menolak dan mempersulit pertemuan, terkait konfermasi dugaan masalah di sekolah seperti adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dana BOS atau isu lainnya.
Oknum Kepsek SMPN 42 OKU ini dinilai sangat sulit ditemui wartawan dan LSM untuk sekedar konfirmasi terkait program dan kebijakan sekolah tersebut selama dirinya menjabat.
Hal ini disampaikan oleh salah satu wartawan dari Media Bidik Nasional Azhari kepada media ini bahwa oknum kepsek SMPN 42 OKU yang berinisial AB sangat sulit ditemui’ saya sudah berapa kali mau menemui Oknum Kepsek ini, tapi setiap kali saya kesini, yang nemui saya guru humas nya, ketika saya bertanya kemana Oknum Kepsek, oknum guru humas tersebut ada saja alasan yang ia sampaikan kepada saya agar saya tidak bisa bertemu dengan oknum kepsek tersebut’ ujar azhari.
Salah satu ketua LSM Oku ketika diminta tanggapannya tentang oknum kepsek yang alergi dengan wartawan dan LSM, ia mengatakan kepada media ini ‘memang ada beberapa oknum kepsek yang bersikap alergi terhadap wartawan dengan menolak atau mempersulit pertemuan , terkait konfermasih dugaan masalah disekolah seperti penyalahgunaan anggaran dana BOS atau masalah isu lainnya’ ucapnya.
Sikap ini dapat diwujudkan melalui penolakkan langsung oleh oknum kepsek atau melalui oknum guru atau melalui oknum petugas keamanan ( Satpam ) yangmenghalangi wartawan untuk mendapatkan konfermasih atau informasi, sikap yang ditunjukan Oknum Kepsek SMPN 42 OKU dianggap tidak mencerminkan sikap seorang pendidik dan memghambat peran media sebagai kontrol sosial untuk transparansi dan akuntabilitas sekolah..ucapnya.
Dan tentunya ini juga menjadi pertanyaan’ Ada Apa Dengan Oknum Kepsek SMPN 42 OKU yang enggan ditemui oleh wartawan dan LSM saat melakukan kunjungan kesekolah tersebut, jangan-jangan ada sesuatu hal yg ditakutkan oleh oknum keprsek tersebut, sbb kalau tidak ada sesuatu yang di sembunyikan dan ditakutkan dengan wartawan dan LSM tentu oknum tersebut bersedia menemui para wartawan yang berkunjung kesekolahan tersebut untuk silahturahmi dan untuk mendapatkan informasi dari oknum kepsek tersebut..ucapnya.(jonwen)

