Pemkot Jambi Gencarkan Sosialisasi SPALD, Ajak Warga Jaga Kota Bersih dan Sehat
MediKPK – Pemerintah Kota Jambi terus mengambil langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan kota yang sehat, bersih, dan berkelanjutan. Melalui program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD), Pemkot kini semakin intensif melakukan sosialisasi kepada masyarakat di berbagai wilayah.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Terbaru kegiatan sosialisasi berlangsung di RT 10 Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, dengan partisipasi aktif warga setempat. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberi pemahaman mengenai manfaat pengelolaan limbah rumah tangga yang baik, serta dampaknya terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan.
SPALD dirancang untuk mengelola air limbah domestik, seperti air cucian dan kamar mandi, agar tidak mencemari air tanah maupun lingkungan sekitar. Limbah tersebut diproses di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kawasan Sijenjang, sebelum dikembalikan ke badan sungai dalam kondisi bersih dan aman. Selain itu, air hasil olahan juga dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan non-konsumsi rumah tangga, seperti menyiram tanaman atau mencuci kendaraan.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, MKM, menegaskan bahwa SPALD merupakan upaya nyata pemerintah dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan.
“SPALD ini bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga perubahan perilaku. Dengan pengelolaan air limbah yang baik, kita tidak hanya melindungi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Wali Kota.
Beliau menambahkan, pengelolaan air limbah adalah salah satu indikator penting dalam menciptakan kota yang sehat, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Karena itu, Pemkot mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga fasilitas, merawat sambungan rumah, dan mendukung keberlangsungan program ini.
Saat ini, SPALD Kota Jambi dirancang melayani 10.300 sambungan rumah (SR), namun baru sekitar 500 SR yang aktif tersambung. Angka ini masih perlu ditingkatkan, sehingga sosialisasi dan peran aktif warga menjadi kunci keberhasilan program.
Warga yang sudah merasakan manfaat SPALD mengaku sangat terbantu, karena sistem pembuangan limbah menjadi lebih lancar dan lingkungan tetap bersih.
Pemkot memastikan, sosialisasi SPALD akan terus diperluas ke berbagai kelurahan, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam membangun sanitasi kota yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

