Masyarakat Teluk Wondama Gotong Royong Perbaiki Jalan Sambut 1 Abad Peradaban Papua pada 25 Oktober 2025
MEDIA K-PK WASIOR – 25 Oktober 2025 Dalam rangka menyambut peringatan **1 abad peradaban orang Papua yang akan jatuh pada 25 Oktober 2025**, masyarakat Kabupaten Teluk Wondama menggelar aksi gotong royong memperbaiki bahu jalan di sejumlah kawasan strategis, Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan dini menyongsong momentum bersejarah tersebut.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Ratusan warga dari berbagai kampung turun bersama secara sukarela, membawa cangkul, parang, dan alat seadanya untuk meratakan, membersihkan, serta memperkuat akses jalan. Semangat kebersamaan terasa kuat, dengan laki-laki, perempuan, pemuda, hingga tokoh adat bekerja bahu-membahu demi memastikan infrastruktur pendukung siap menjelang perayaan satu abad peradaban Papua.
“Kami mulai mempersiapkan sejak dini karena ini bukan sekadar acara biasa—ini penghormatan terhadap 100 tahun perjalanan peradaban kami sebagai orang Papua. Kami ingin menyambutnya dengan jalan yang layak, hati yang tulus, dan persatuan yang kokoh,” ungkap seorang tokoh adat Teluk Wondama.
Peringatan 1 abad peradaban orang Papua dijadwalkan berlangsung tepat pada **25 Oktober 2025**, dengan rangkaian kegiatan seperti upacara adat sakral, pameran sejarah dan budaya lokal, pertunjukan seni tradisional, serta forum dialog lintas generasi yang melibatkan tokoh masyarakat, akademisi, dan pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama menyambut positif inisiatif warga. “Gotong royong hari ini mencerminkan kearifan lokal yang masih hidup dan menjadi fondasi pembangunan berbasis komunitas. Ini bukti nyata bahwa masyarakat ikut menjadi tuan rumah dalam perayaan sejarah mereka sendiri,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum setempat.
Dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap identitas Papua, masyarakat Teluk Wondama terus memperkuat persiapan menuju peringatan 1 abad peradaban—sebuah tonggak penting yang tidak hanya merayakan masa lalu, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk masa depan yang berdaulat, bermartabat, dan berakar pada nilai-nilai leluhur.(**)

