Sambut Hangat Kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Kuningan,Kloter KJT-08 Tahun 1447H/2026 di Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center.
KUNINGAN Mediakpk.co.id
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Isak tangis haru dan pelukan hangat mewarnai penyambutan kedatangan jamaah haji Kabupaten Kuningan Tahun 1447 H/2026 M di Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center, Jalan Dr. Ir. Soekarno, Minggu (7/6/2026).
Sejak siang hari, ratusan anggota keluarga telah memadati area masjid untuk menanti kedatangan orang tua, suami, istri, maupun kerabat yang telah lebih dari satu bulan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Begitu rombongan tiba, suasana seketika berubah menjadi penuh haru. Tangis bahagia pecah saat para jamaah kembali bertemu keluarga tercinta dalam keadaan sehat dan selamat.

Di tengah suasana tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., hadir langsung menyambut kepulangan jamaah bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn., unsur Forkopimda, Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, serta keluarga jamaah.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami mengucapkan wilujeng sumping, selamat datang kembali di tanah kelahiran tercinta. Alhamdulillah Bapak dan Ibu telah menunaikan ibadah haji dan kembali dalam keadaan sehat. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara, petugas kloter, Petugas Haji Daerah (PHD), Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD), dokter, perawat, Kementerian Agama, para pembimbing KBIHU, serta seluruh unsur yang telah dengan sabar, ikhlas, dan penuh dedikasi mendampingi jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” ungkapnya.
Bupati juga mengapresiasi kekompakan para jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Saya mendapat laporan dari pimpinan kloter bahwa para jamaah Kabupaten Kuningan menunjukkan kebersamaan, saling membantu, saling peduli, dan menjaga nama baik daerah. Untuk itu saya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah menjadi bagian dari keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini,” lanjutnya.
Bupati mengingatkan bahwa menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tengah masyarakat merupakan amanah yang tidak ringan.
“Sepulang dari Tanah Suci, Bapak dan Ibu akan menjadi panutan di lingkungan masing-masing. Mempertahankan haji mabrur jauh lebih berat daripada pelaksanaannya. Saya berharap nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian yang diperoleh selama berhaji dapat terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Kloter KJT-08 Kabupaten Kuningan, Nunung Nurhayati, S.E.I., M.H., melaporkan bahwa secara umum seluruh proses perjalanan pulang berlangsung lancar.
“Alhamdulillah dari total 445 orang jamaah dan petugas, sebanyak 444 orang dapat kembali bersama ke tanah air dalam keadaan sehat. Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Kuningan selama kami menjalankan tugas dan mendampingi jamaah di Tanah Suci,” ungkapnya.
Nunung menjelaskan, satu jamaah atas nama Nursih Sumiatsih Suryadi asal Desa Cikadu masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Jeddah pasca menjalani tindakan operasi. Pihak kloter dan Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan yang bersangkutan.
Di balik suasana penyambutan, rasa bahagia juga dirasakan para keluarga jamaah. Salah satunya, Siti Aminah, warga Kecamatan Kuningan, yang sejak siang menunggu kedatangan ibundanya di Islamic Center.
“Alhamdulillah rasanya lega sekali. Setiap hari kami hanya bisa berkomunikasi lewat telepon. Hari ini akhirnya bisa bertemu langsung lagi. Tadi pas melihat ibu turun dari bus, saya langsung menangis karena terharu dan bersyukur beliau pulang dalam keadaan sehat,” tuturnya.
Ia mengaku selama proses ibadah haji keluarga di rumah terus memanjatkan doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan dan keselamatan hingga kembali ke Kabupaten Kuningan.
Kepulangan Kloter KJT-08 menjadi momen penuh syukur bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Selain menandai berakhirnya perjalanan spiritual para jamaah di Tanah Suci, momen tersebut juga menjadi awal bagi para haji dan hajjah untuk mengamalkan nilai-nilai kemabruran serta menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat.
(Deden Sanjaya)

