SULSELBATRA-SULUTENGGO

Bupati Luwu Tegaskan Perangkat Desa Garda Terdepan, Musda II PPDI Jadi Momentum Penguatan

Luwu.Media.K-PK

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) II Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Luwu Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Sabtu (25/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, SH., Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, SE., Ketua APDESI Kabupaten Luwu Ismail, S.Ag., serta jajaran pengurus PPDI Provinsi Sulawesi Selatan, Naim Suro, S.Sos., NL.P. dan Nasrullah, S.Pd.

Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menegaskan bahwa perangkat desa memiliki posisi yang sangat strategis dalam sistem pemerintahan. Menurutnya, perangkat desa merupakan ujung tombak yang berperan langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjalankan program pembangunan di tingkat desa.

“Perangkat desa adalah ujung tombak pemerintah. Peran mereka sangat vital dalam menjalankan roda pemerintahan, mulai dari pelayanan publik hingga pembangunan desa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran Sekretaris Desa sebagai pengelola administrasi yang menentukan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

“Sekretaris desa adalah penjaga gawang administrasi. Baik buruknya wajah desa sangat ditentukan oleh kinerja perangkat desa,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mensosialisasikan sejumlah program strategis pemerintah daerah yang dinilai belum sepenuhnya tersampaikan kepada masyarakat.
Salah satunya adalah program Universal Health Coverage (UHC), di mana Kabupaten Luwu telah mencapai cakupan layanan kesehatan menyeluruh. Melalui program ini, masyarakat cukup menggunakan KTP dan Kartu Keluarga untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan bantuan hibah sebesar Rp700 juta per desa untuk pengembangan budidaya ikan melalui Dinas Perikanan, yang ditargetkan menyasar 100 desa. Namun hingga saat ini, baru sekitar 20 desa yang mengajukan proposal.

Di sektor pertanian, pemerintah menyiapkan 8 juta bibit kakao gratis bagi petani, meski minat pengajuan dari desa masih tergolong rendah.
Tak hanya itu, program keagamaan juga menjadi perhatian, salah satunya pemberian bantuan umroh bagi 50 imam masjid yang aktif menggerakkan jamaah salat subuh di empat wilayah di Kabupaten Luwu.
Sementara itu, dalam agenda pemilihan Ketua PPDI Kabupaten Luwu, Rustan Siteng yang merupakan Sekretaris Desa Kalibamamase, Kecamatan Walenrang, kembali terpilih sebagai Ketua Umum PPDI Luwu periode 2026–2031.

Dengan terpilihnya kembali Rustan Siteng, diharapkan kepengurusan PPDI dapat semakin memperkuat peran perangkat desa sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga berbagai program strategis dapat segera dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga desa di Kabupaten Luwu.( Basruddin)

error: Content is protected !!