RIAU-KEPRI-JAMBI

Pemkot Jambi Serius Sukseskan MBG, 275.738 Warga Ditarget Terima Manfaat 2026

MediaKPK – Dalam upaya menyukseskan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan MBG di Aula Telanaipura Bappeda Kota Jambi, Kamis (15/01/2026).

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Wujudkan Generasi Sehat dan Cerdas Menuju Kota Jambi Bahagia” tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Turut hadir Anggota DPD RI Dra. Hj. Elviana, M.Si, unsur Forkopimda Kota Jambi, jajaran Pemkot Jambi, Korwil Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Jambi, Satgas MBG Kota Jambi, BPOM, serta pimpinan yayasan dan kepala SPPG se-Kota Jambi.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan unggulan Pemerintah Pusat yang diinisiasi langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi dan menekan angka stunting, yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam arahannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa keberhasilan MBG membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang kuat.

“Hari ini semua pihak bertemu. Saya sebagai kepala daerah memfasilitasi agar kita bisa membentuk kelompok-kelompok kecil sesuai dengan persoalan di lapangan, mulai dari ketersediaan bahan pokok, regulasi, hingga kondisi riil di lapangan,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Jambi telah menerbitkan Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 765 Tahun 2025 tentang Pembentukan Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG. Satgas tersebut diketuai oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi Drs. H. A. Ridwan, M.Si, dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Ketua DPRD Kota Jambi, Kapolresta Jambi, dan Dandim 0415/Jambi sebagai pembina.

“Intinya saya ingin sesegera mungkin balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di Kota Jambi merasakan manfaat program MBG ini. Kita harus menjadi contoh sebagai ibu kota Provinsi Jambi,” ujar Maulana.

Wali Kota Maulana menargetkan hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 275.738 warga Kota Jambi dapat menerima manfaat program MBG. Untuk mendukung target tersebut, ditetapkan 74 dapur SPPG yang diharapkan sudah beroperasi penuh.

“Target kita bulan Juni, 74 dapur sudah operasional dan mampu menjangkau seluruh penerima manfaat,” ucapnya.

Selain itu, Maulana juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara suplai dan permintaan bahan pangan akibat meningkatnya kebutuhan dapur SPPG.

“Secara umum ketersediaan pangan di Kota Jambi aman, namun tetap harus kita pantau agar supply dan demand seimbang,” katanya.

Ia menegaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat akselerasi program MBG.

“Program ini menyangkut masa depan bangsa Indonesia. Kita ingin akselerasinya berjalan cepat dan tepat,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Elviana menyampaikan apresiasi atas langkah Pemkot Jambi yang dinilai progresif dalam mendukung percepatan MBG.

“Ini kegiatan luar biasa. Kota Jambi menjadi salah satu inisiator pelaksanaan evaluasi bersama. Kami di DPD RI memiliki fungsi pengawasan terhadap APBN, dan saya tidak ingin program ini tidak berjalan di Jambi,” ujarnya.

Wakil Ketua Satgas Percepatan MBG Kota Jambi, Mulyadi, mengungkapkan bahwa hingga Januari 2026 telah terbentuk 38 dapur SPPG dari target 74 dapur.

“Capaian saat ini sekitar 62 persen. Sebanyak 36 dapur lainnya masih dalam tahap pembangunan dan diprediksi akan melampaui target,” jelasnya.

Hingga kini, program MBG di Kota Jambi telah menjangkau 94.302 penerima manfaat, terdiri dari 1.120 balita, 175 ibu hamil, 439 ibu menyusui, dan 92.568 peserta didik.

Sebagai tindak lanjut rapat, dilakukan Penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Pelaksanaan MBG antara Pemkot Jambi, Satgas Percepatan MBG, Korwil BGN Kota Jambi, distributor bahan pokok, serta mitra dan yayasan MBG Kota Jambi.

error: Content is protected !!