Diduga Potong Dana BOS, Kepala Sekolah Akui Pencairan Dipangkas Rp10 Juta
Wasior, Media. K-PK—
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Sejumlah kepala sekolah di wilayah kabupaten teluk Wondama propinsi Papua Barat mengakui adanya pemotongan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) saat proses pencairan. Pengakuan tersebut disampaikan langsung kepada awak media Koran Pemantau Korupsi perwakilan Papua Barat.
Salah seorang kepala sekolah menyatakan bahwa dana yang masuk ke rekening sekolah memang sesuai dengan jumlah yang tercantum dalam printout rekening koran resmi. Namun, saat pencairan, dana tersebut dipotong sebesar Rp10 juta. “Dana yang dicairkan tidak utuh. Ada potongan sebesar Rp10 juta,” ujarnya.
Temuan ini diperkuat melalui konfirmasi yang dilakukan Koran Pemantau Korupsi via pesan WhatsApp kepada sejumlah kepala sekolah lain di wilayah tersebut. Beberapa di antaranya membenarkan adanya praktik serupa—dana BOS yang diterima tidak sesuai dengan alokasi penuh karena adanya pemotongan.(Jand.H)

