Bupati Kuningan Harus Respon , Untuk Suatu Kebenaran , Warga Padamenak Rela Patungan Untuk Perjuangkan Surat Petisi Penurunan Kades.
KUNINGAN Media K-PK
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Proses panjang surat petisi penurunan Kades Padamenak R yang diduga kuat – dengan bukti dan pengakuan pasangan selingkuhnya T (status isteri orang) melakukan ML – mulai dianggap warga tidak jelas prosesnya dan lama.
“Kapan kades amoral dipecat bupati ? Sampai sekarang tidak ada kabar beritanya ?” Tanya Bolot salah seorang warga Dusun Pada Asih Desa Padamenak. Begitu selalu pertanyaan warga. Pertanyaan yang tidak pernah bisa terjawab termasuk oleh BPD.
Warga lainnya, Didi Kadil menambahkan, Menelaah kasus ini dengan akal sehat , dengan melihat bukti materi , keterangan saksi kejadian dan pengakuan saksi pelaku, jelas terindikasi Kades memang diduga kuat dan meyakinkan telah melakukan perbutan asusila dengan T pasangan selingkuhannya.
“Kalau ada pendapat yang mengatakan kejadian asusila ini tidak terjadi , kurang memenuhi unsur terjadi kejadian asusila , berati akal sehat nya patut dipertanyakan ” Jelas Didi.
Kesulitan mengakses informasi keberadan petisi ke Pemda dan tidak tahu proses Putusan Bupati menyoal pemberhentian Kades R , lewat saran seorang warga , wargapun berinisiarif untuk minta bantuan pengacara .
Rencananya ,warga akan minta bantuan pengacara menelusuri keberadaan surat petisi BPD dan minta bantuan agar pengacara menyampaikan keinginan warga agar Bupati Kuningan Dian Rahmat Yanuar segera mengeluarkan SK Pemberhentian Kades R yang sekarang keberadaannya meresahkan warga .
“Untuk minta bantuan pengacara dan membayar jasanya, konsekwensi warga dengan mengumpulkan sejumlah dana lewat iuran dan partisipasi.
” Saya rela uang belanja saya diberikan untuk kepentingan perjuangan dan menegakan norma dalam kehidupan bermasyarakat ” ungkap warga lainnya.
Melihat potret perjuangan warga dalam menuntut sebuah kebenaran yang seolah terhambat oleh sistem birokrasi , semoga saja warga tidak punya pikiran kalau menegakan kebenaran memang seharusnya di negeri yang benar ! Atau ada ujaran lain, menegakan kebenaran di negeri yang tidak benar memanglah susah
( Deden sanjaya )

