SUMSEL-LAMPUNG-BABEL

SMKN 3 OKU Berhasil Mengubah Motor Konvensional Menjadi Motor Listrik

Baturaja, Media K-PK-Siswa SMKN 3 OKU Provinsi Sumatera Selatan telah membuat inovasi motor listrik, yang sebelumnya dari motor konvensional menjadi motor listrik dengan kecepatan hingga 80 km/jam dan jarak tempuh 40-50 km.
Siswa SMKN 3 OKU berhasil mengubah tiga unit sepeda motor konvensional menjadi motor listrik, dan hasil karya Siswa SMKN 3 OKU ini di pamer kan di Citimal Baturaja dalam kegiatan elektrifikasi kendaraan dan transportasi motor konvensional menjadi motor Listrik.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hadir di acara tersebut Bupati Ogan komering Ulu ( OKU) H. Teddy Mailwansyah, S,. STP. M. M,. M. Pd, Asisten III Romson Fikri, Para Kepala Dinas, Kepala Sekolah SMKN 3 OKU Berkat Hanafi,S.Pd, yang di dampingi guru pembina dan para siswa SMKN 3 OKU.

Dalam Sambutannya Bupati OKU H. teddy Mailwansyah, mengatakan rasa bangga nya atas keberhasilan Siswa SMKN 3 OKU yg sukses mengubah motor konvensional menjadi motor Listrik. “Inovasi yang dilakukan oleh siswa SMKN 3 OKU ini adalah sebuah prestasi yg mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap siswa SMKN 3 OKU yg kerap mendapat stigma negatif yg sering terlibat tawuran, “Ucap Teddy.

Teddy nya juga mengatakan, “bahwa siswa SMKN 3 OKU telah berhasil membuktikan bahwa mereka bisa berinovasi dan bisa menciptakan karya yg luar biasa dan sangat menfaat untuk masyarakat”, Ucapnya.

Dan Teddy juga mengatakan,”bahwa Pemerintah Kabupaten OKU siap memberikan dukungan dan pendampingan bagi sekolah-sekolah di Kab. OKU yang ingin mengembangkan inovasi dibidang energi yg ramah lingkungan dan jika inovasi ini terus dikembangkan tidak menutup kemungkinan akan menjadi kebanggaan bagi kab. OKU khususnya di tingkat nasional” Tegasnya.

Berkat Hanapi, S. Sp Kepala Sekolah SMKN 3 OKU yang didampigi wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasana Aidil mengatakan kepada awak media yang hadir pada acara tersebut bahwa, ” Saat ini pihaknya baru mampu memproduksi tiga unit motor listrik, karna biaya pembuatan motor listrik ini sangat mahal yang mana perunitnya Rp. 20 juta”,ucapnya.

Masih menurut Hanafi, ” Biaya pembuatan motor listrik ini yang paling mahal komponennya adalah Baterai lithium-ion yang harganya bisa mencapai Rp. 8 juta, ” Jelas Aidil.

Menurut Aidil hasil inovasi dari karya para siswa SMKN 3 OKU ini yang merubah motor konvensional menjadi motor listrik bisa menempuh jarak 40 sd 50 Kilometer, semakin berat muatannya, konsumsi baterai pun semakin cepat, dan kecepatan ini bisa 80 kilometer per jam nya dan tentu ini sudah lolos uji ketahanan air sesuai standar kelayakan dari kementerian Perhubungan’katanya.

“Mudah-mudahan motor listrik dari Inovasi siswa SMKN 3 OKU akan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten OKU dan khusus nya pemerintah provinsi Sumatera Selatan agar buah karya ini bisa berkembang dan mampu memproduksi dalam skala besar dan dapat di manfaatkan oleh masyarakat kab. OKU khusus nya”,Harap Aidil.(JW)

error: Content is protected !!