DPW II TTKKBI Kota Bekasi Dukung Ketegasan Wali Kota Tertibkan PKL di Plaza Patriot
KOTA BEKASI | mediakpk.co.id — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kota Bekasi menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Plaza Patriot Chandrabhaga.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPW II TTKKBI Kota Bekasi, Brian May, menyikapi dinamika dan ketegangan yang sempat terjadi antara petugas dengan sejumlah pedagang saat proses penertiban berlangsung.
Dalam keterangan tertulisnya, Brian menilai penataan ruang publik dan penegakan ketertiban umum merupakan bagian dari kewenangan pemerintah daerah untuk menjaga fungsi fasilitas umum, sekaligus menciptakan lingkungan kota yang tertib, aman, nyaman, dan tertata.
“Kami dari keluarga besar DPW II TTKKBI Kota Bekasi sangat memahami dinamika sosial di lapangan. Insiden ketegangan yang sempat terjadi saat penertiban adalah bagian dari dinamika, namun ketegasan Pemkot Bekasi demi menjaga keteraturan ruang publik harus tetap kita apresiasi dan dukung,” ujar Brian.
Menurut dia, penertiban tersebut tidak semestinya dipandang sebagai upaya pemerintah untuk mematikan mata pencaharian masyarakat maupun pelaku usaha kecil. Sebaliknya, penataan diperlukan agar aktivitas perdagangan berlangsung di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya.
“Penertiban ini bukan berarti melarang masyarakat mencari nafkah, melainkan menata agar Kota Bekasi menjadi lebih tertib, bersih, dan aman bagi seluruh warga,” katanya.
Brian juga mengimbau para pedagang dan seluruh pihak yang terlibat untuk menahan diri serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan yang muncul.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi memanfaatkan situasi untuk memperkeruh kondisi di lapangan.
Lebih lanjut, Brian mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan paguyuban di Kota Bekasi untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam melakukan penataan kota.
Namun demikian, ia berharap Pemkot Bekasi tetap memperhatikan aspek sosial dan ekonomi para pedagang dengan menyiapkan solusi konkret, termasuk opsi penataan atau relokasi ke lokasi yang representatif.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar penataan ruang publik dapat berjalan tanpa mengabaikan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.
“TTKKBI siap berada di garis terdepan untuk menjaga kondusivitas dan ketertiban di Kota Bekasi. Mari kita bantu Wali Kota dan jajaran Pemkot Bekasi menciptakan suasana kota yang aman, nyaman, dan berwibawa,” pungkas Brian. (DN)

