Mahasiswi Kedokteran UMB Palopo Ukir Prestasi Nasional, Nur Anisa Raih Juara 3 Lomba Poster Edukasi FK Unpatti
Palopo.Media.K-PK
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswi Program Studi Kedokteran Universitas Mega Buana (UMB) Palopo.
Nur Anisa, mahasiswi semester V asal Desa Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, berhasil meraih Juara III Lomba Poster Edukasi Tingkat Nasional yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti), Ambon.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Dies Natalis ke-18 Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Tahun 2026, sebuah agenda akademik yang menghadirkan berbagai kompetisi dan kegiatan ilmiah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Berdasarkan sertifikat penghargaan yang diterima, Nur Anisa berhasil menempati posisi ketiga pada kategori Poster Edukasi Nasional.
Prestasi tersebut semakin mengukuhkan kiprahnya sebagai salah satu mahasiswi berprestasi di lingkungan Fakultas Kedokteran UMB Palopo.
Perempuan kelahiran Wotu, 28 Juli 2004 itu merupakan anak ketiga dari pasangan H. Lukman R. dan Hj. Nursani.
Sejak duduk di bangku sekolah, ia dikenal menyukai pelajaran Biologi yang kemudian mengantarkannya memilih dunia kedokteran sebagai jalan pengabdian.
“Saya memilih kedokteran karena tertarik dengan dunia kesehatan dan ingin memiliki ilmu yang bisa bermanfaat untuk orang lain. Menjadi dokter bukan hanya tentang mengobati, tetapi juga memahami dan membantu pasien dengan sebaik mungkin,” ujar Nur Anisa.
Keberhasilannya meraih juara pada ajang nasional tidak diraih secara instan. Di tengah padatnya aktivitas perkuliahan, ia tetap meluangkan waktu untuk mengembangkan kemampuan akademik dan mengikuti berbagai kompetisi ilmiah.
Ajang yang digelar FK Unpatti tersebut merupakan bagian dari perayaan Dies Natalis ke-18 yang mengusung semangat transformasi dan peningkatan kualitas pendidikan kedokteran.
Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura sendiri menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik dan kompetisi tingkat nasional.
Prestasi Nur Anisa juga melengkapi pencapaiannya pada Mega Buana Award 2026, di mana ia memperoleh penghargaan dan beasiswa pendidikan dari Universitas Mega Buana Palopo.
Bagi Nur Anisa, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas hasil yang dicapai, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri sebagai calon dokter masa depan.
Dari sebuah desa di Kolaka Utara hingga mampu bersaing di tingkat nasional, perjalanan Nur Anisa menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar mampu membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.(Basman)

