Tembus Peringkat 2 Top 10 Desa HELAU Lampung Selatan, Desa Baru Ranji Siapkan Paparan Inovasi Unggulan
LAMPUNG SELATAN — Media KP-K |
Prestasi membanggakan diraih oleh Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram. Desa tersebut resmi melaju ke tahapan Top 10 besar dan berhasil mengamankan peringkat ke-2 dalam penilaian gerakan Lomba Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) tingkat Kabupaten Lampung Selatan untuk berebut posisi 5 besar kabupaten. (16/9/2026)
Keberhasilan ini didorong oleh kuatnya semangat gotong royong warga dalam menata lingkungan, mengelola sampah, dan menghidupkan kembali posisi keamanan lingkungan (poskamling) meskipun sempat menghadapi tantangan keterbatasan infrastruktur. Dari total 40 desa yang menjadi nominasi awal, Desa Baru Ranji terbukti mampu menunjukkan transformasi paling signifikan.
Perubahan di Desa Baru Ranji tidak terjadi secara instan. Desa yang awalnya dinilai kurang tertata ini kini berubah menjadi lebih rapi, bersih, dan asri berkat partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Penataan fasilitas umum, pemanfaatan pekarangan warga melalui program ketahanan pangan, pengelolaan sampah lingkungan, hingga pembinaan seni budaya seperti atraksi pencak silat tradisional dan balai dusun berkonsep alami menjadi nilai tambah tersendiri bagi tim penilai kabupaten.
Prestasi ini juga membawa angin segar bagi warga setempat. Bupati Lampung Selatan memastikan bahwa akses jalan utama menuju Desa Baru Ranji yang sudah rusak bertahun-tahun akan diprioritaskan untuk diperbaiki pada anggaran tahun 2026 sebagai bentuk dukungan atas komitmen perubahan warga.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Kepala Desa Baru Ranji, Misnandri atas kerja keras seluruh warga yang berhasil membawa desa ini menduduki posisi dua besar. Pihaknya menegaskan kesiapan untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan.
“Alhamdulillah, rasa syukur yang mendalam atas capaian ini. Keberhasilan Desa Baru Ranji meraih peringkat ke-2 di Top 10 Lomba Desa HELAU merupakan buah dari kerja keras dan semangat gotong royong seluruh warga masyarakat. Kami buktikan bahwa dengan niat dan kebersamaan, desa yang tadinya kurang tertata bisa berubah menjadi lebih rapi, sehat, dan elok. Kami siap mempresentasikan gagasan dan inovasi desa pada tahapan penilaian selanjutnya untuk mengharumkan nama Kecamatan Merbau Mataram.” Ungkap Misnandri
Camat Merbau Mataram, Ricky Randa Belpama, S.I.Kom, M.M, turut memberikan dukungan penuh atas pencapaian ini. Pihak kecamatan menilai keberhasilan Desa Baru Ranji dapat menjadi contoh konkret penerapan pilar HELAU bagi desa-desa sekitarnya.
“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Merbau Mataram menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa dan warga masyarakat Baru Ranji. Komitmen mereka dalam menerapkan lima pilar HELAU sangat terasa di lapangan. Lolosnya Baru Ranji di peringkat ke-2 tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi motivasi dan rujukan bagi desa-desa lainnya di Merbau Mataram untuk terus berbenah dan mengoptimalkan potensi wilayahnya.” Tuturnya.
Dukungan dan pujian secara langsung juga datang dari pimpinan daerah Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama saat meninjau kesiapan lokasi. Pihaknya mengapresiasi kemauan masyarakat untuk bergerak bersama menata desa serta membawa kabar baik terkait pembangunan infrastruktur jalan.
“Sejak awal peninjauan lapangan, saya melihat komitmen dan perubahan nyata di Desa Baru Ranji. Dari kawasan yang tadinya kurang tertata, masyarakatnya bersama aparatur desa bahu-membahu menata lingkungannya menjadi rapi dan bernilai estetika. Program Desa HELAU ini dibentuk bukan sekadar kompetisi, melainkan gerakan perubahan berkelanjutan. Sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah atas semangat warga, perbaikan jalan utama menuju Desa Baru Ranji yang rusak bertahun-tahun akan kita prioritaskan pada anggaran tahun 2026 mendatang.” Tegas Bupati Lampung Selatan.
Selanjutnya, Desa Baru Ranji bersama desa-desa unggulan lainnya akan mengikuti tahapan presentasi capaian inovasi dan pendalaman program di hadapan tim penilai kabupaten. Kepala Desa Baru Ranji dijadwalkan memaparkan secara langsung integrasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, keamanan kawasan, dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Antoni Rahmansyah

