Pemulihan pendidikan Anak terdampakak Bencana Melalui Inovasi Pembelajaran Dan Kesenian di Desa Tengku Tinggi

Mediakpk.co.id ACEH TAMIANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Langsa turut mendukung pemulihan pendidikan anak terdampak bencana melalui kegiatan pembelajaran dan pengembangan kreativitas di Desa Tengku Tinggi, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyesuaikan pendekatan pembelajaran berdasarkan usia dan kebutuhan anak. Penerapan inovasi pembelajaran bagi anak TK dan SD dilaksanakan pada 24 hingga 28 Juli 2026. Pada jenjang TK, mahasiswa KKN mengajak anak-anak belajar melalui kegiatan bernyanyi, mewarnai, dan mengenal buah-buahan. Kegiatan tersebut dirancang secara sederhana dan menyenangkan agar anak dapat belajar sambil bermain, sekaligus mengembangkan kemampuan mengenal lingkungan, kreativitas, dan keberanian untuk berpartisipasi.
Sementara itu, pada jenjang SD, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai bullying atau perundungan. Anak-anak diajak mengenali bentuk-bentuk perilaku bullying serta memahami pentingnya menghargai, menghormati, dan menjaga perasaan teman. Kegiatan ini diarahkan untuk membangun kesadaran anak agar mampu menciptakan hubungan sosial yang lebih baik dan lingkungan belajar yang aman. Selain pembelajaran di TK dan SD, mahasiswa KKN juga melaksanakan pengajaran kesenian bagi anak-anak TPQ pada 23 hingga 25 Juli 2026. Kegiatan difokuskan pada pembuatan kaligrafi, dengan mahasiswa memberikan pendampingan kepada anak-anak dalam mengenal serta mempraktikkan seni tulisan Arab. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mengenal seni yang bernilai Islami.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN IAIN Langsa untuk memberikan dukungan terhadap proses pendidikan anak di Desa Tengku Tinggi setelah terdampak bencana. Pendekatan yang digunakan tidak hanya menekankan kegiatan belajar, tetapi juga memperhatikan kreativitas, perkembangan sosial, dan pengalaman positif anak. Melalui kegiatan pembelajaran yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan serta pengembangan seni kaligrafi, mahasiswa KKN berharap anak-anak tetap memiliki ruang untuk belajar, berkreasi, dan membangun kembali semangat pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Tengku Tinggi.(Sopyan)
