NTT-NTB-PAPUA-MALUKU

IKA PMII SBB Desak Polisi Segera Tangkap Seluruh Pelaku Pembacokan Rafli Bufakar, Dan Kami Siap Gelar Aksi di Polres SBB

Piru,SBB.MediaKPK.Co.Id.,

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mendesak sesegera Kepolisian Resor Seram Bagian Barat segera mengusut tuntas kasus penyerangan dan pembacokan terhadap Rafli Bufakar, SH.,MH., kader PMII sekaligus Sekretaris Dusun Tanah Goyang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual.

Ketua IKA PMII SBB, Ridwan Patty, S.Sos.I., menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut tidak boleh berhenti pada penangkapan pelaku utama semata. Menurut dia, seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan harus diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami mendesak Polres SBB segera menangkap dan memproses hukum semua pelaku yang terlibat. Tidak boleh ada satu pun pelaku yang lolos dari pertanggungjawaban hukum. Keadilan harus ditegakkan bagi korban dan keluarganya,” kata Patty, kepada sejumlah media di Piru Selasa, 2/6/2026.

Desakan itu muncul setelah kami sahabat kami Rafli telah menjadi korban pembacokan, saat ini kami berupaya menempuh jalur hukum, tentu ini jalan damai, peristiwa yang terjadi,dimana adanya keributan dalam sebuah pesta joget di Dusun Tanah Goyang. Peristiwa tersebut menyita perhatian publik karena korban diketahui sedang menjalankan upaya mediasi guna meredam konflik yang terjadi antar pemuda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rafli bersama Kepala Dusun Tanah Goyang Jusmin Papalia, Kepala Pemuda Sardi Loilatu, dan Amir Rahayaan menuju Pos Polisi Subsektor Laala untuk melaporkan sekaligus memediasi perselisihan yang terjadi pasca-acara tersebut.

Namun dalam perjalanan, rombongan diduga berpapasan dengan sekelompok pemuda yang berasal dari Desa Ariate. Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan. Rafli diduga menjadi sasaran penyerangan dan mengalami pembacokan berulang kali menggunakan senjata tajam. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian wajah, tangan, dan punggung hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Patty menilai peristiwa itu merupakan tindak kekerasan yang serius dan harus diusut secara menyeluruh, menurutnya aparat kepolisian harus mengungkap seluruh fakta, termasuk jumlah pelaku yang terlibat dan motif di balik penyerangan tersebut.

“Seluruh fakta harus dibuka secara terang-benderang ke publik dan
tidak yang rahasia, karena ini perbuatan yang tidak dirahasiakan, selain itu aparat kepolisian segera menangkap para kejahatan dan mengungkap siapa saja yang terlibat, serta berapa jumlah pelaku, kemudian bagaimana kronologi lengkapnya, apa motif di balik penyerangan tersebut. Jangan sampai ada kesan bahwa hukum hanya menyentuh sebagian pihak,” ujarnya.

Ia juga meminta penyidik menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang diduga turut membantu, mengorganisasi, menghasut, atau mengetahui rencana penyerangan tersebut.

Patty menyatakan bahwa pengungkapan kasus ini secara menyeluruh, kenapa demikian,. karena itu sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum sekaligus memberikan kepastian hukum bagi korban dan keluarganya.,”kata Ketua PC.IKA- PMII ,yang juga mantan Raja Negeri Latu ini.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa IKA PMII SBB tidak akan tinggal diam sedikitpun, akan terus mengawal perkembangan perkara ini ,hingga seluruh proses hukum berjalan secara transparan dan berkeadilan, kami juga sudah berkoordinasi dengan PW. IKA – PMII Maluku sehubungan dengan desakan ini .

“PW. IKA PMII Maluku akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus ini bersama PC.IKA-PMII Seram Bagian Batat sampai tuntas.,kami berharap kepolisian bekerja secara profesional dan independen. Namun apabila seluruh pelaku tidak segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, maka IKA PMII Kabupaten Seram Bagian Barat akan menggelar aksi besar-besaran di Polres SBB sebagai bentuk kontrol dan tidak kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Tambah Patty, aksi tersebut bukan bertujuan mengintervensi proses hukum, melainkan untuk memastikan aparat penegak hukum harus bekerja secara ptofesional, serius, transparan, dan adil dalam menangani kasus yang telah menjadi perhatian publik tersebut.

“Pernyataan itu mencerminkan meningkatnya perhatian keluarga besar PMII dan IKA – PMII secara Nasional terhadap kasus yang menimpa sahabat kami Rafli., Sejumlah kader dan alumni PMII di Maluku, terus mengikuti perkembangan penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian. Sementara itu disisi yang lain, PC. KA PMII Kabupaten Seram Barat mengajak seluruh kader, alumni, dan masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada sahabat Rafli yang masih menjalani pemulihan akibat luka-luka yang dideritanya. Kami berdoa agar Sahabat Rafli segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Pada saat yang sama, kami berharap aparat bergerak cepat agar seluruh pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” Ingat Patty.

Perlu diketahui sampai dini hari Selasa, 2 Juni 2026, keluarga korban masih menunggu perkembangan penyelidikan dan langkah konkret Polres Seram Bagian Barat dalam mengungkap serta menangkap seluruh pihak yang diduga bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. Kasus ini kini menjadi sorotan berbagai elemen masyarakat di Maluku yang menuntut agar proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu, siapapun yang ikut terlibat dalam kasus ini harus diseret,” Tegas Patty, dengan nada pergerakan.*

(MNP. 01)

error: Content is protected !!