Kebakaran Lahan Seluas 2 Hektare di Kopi Luhur Cirebon Berhasil Dipadamkan
KOTA CIREBON, mediakpk.co.id – Kebakaran lahan kosong/kebun terjadi di wilayah RT 02 RW 08, Kopi Luhur, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Rabu (16/9/2026). Api membakar lahan yang diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.50 WIB. Api diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian merambat ke lahan di sekitarnya. Kondisi rerumputan yang kering, cuaca panas, serta tiupan angin cukup kencang diduga turut mempercepat penyebaran api.
Mendapat informasi tersebut, Babinsa Kelurahan Argasunya, Sertu Engkus Kusnandar, bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon dan unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merambat ke wilayah lainnya. Dalam proses pemadaman, dikerahkan dua unit mobil Damkar Kota Cirebon dengan kekuatan 20 personel. Satu unit tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon beserta personel turut membantu, dibantu Linmas Kelurahan Argasunya.
Sertu Engkus Kusnandar mengatakan, kondisi lahan yang kering ditambah cuaca panas dan angin kencang membuat api berpotensi cepat meluas.
“Kebakaran diduga terjadi akibat pembakaran sampah yang kemudian merambat ke lahan karena kondisi rumput yang kering, cuaca panas, serta angin yang cukup kencang. Kami bersama petugas Damkar dan unsur lainnya langsung berupaya memadamkan api agar tidak semakin meluas,” ujarnya.
Berkat respons cepat petugas dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala, kondisi di lokasi dinyatakan aman.
Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiel dalam kejadian tersebut. Lahan yang terbakar diketahui merupakan lahan kosong/kebun.

Sertu Engkus juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dengan tidak melakukan pembakaran sampah di area terbuka ketika kondisi cuaca panas dan angin kencang.
“Masyarakat diimbau agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Dalam kondisi lahan kering dan angin kencang, api dapat dengan cepat menjalar dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Arm Drajat Santoso, S.Kom., M.Han., menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat Babinsa bersama petugas Damkar, DLH, dan unsur kewilayahan dalam menangani kebakaran tersebut.
Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
“Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat kewilayahan maupun petugas pemadam kebakaran sehingga dapat segera dilakukan penanganan dan mencegah api meluas,” ujarnya.
Dengan kerja sama seluruh unsur, kebakaran lahan di kawasan Kopi Luhur tersebut berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiel.(Sugandi)

