PT BMCM dan LPK Yamperlin Kembali Berangkatkan Kloter Kedua Pekerja Migran Indonesia ke Armenia
JAKARTA | mediakpk.co.id – PT Bumi Mas Citra Mandiri (BMCM) bersama mitra kerjanya, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yamperlin, kembali melepas keberangkatan angkatan kedua Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor formal menuju Armenia. Program penempatan ini menjadi bagian dari upaya membuka akses kerja luar negeri yang aman, legal, dan sesuai prosedur bagi tenaga kerja Indonesia.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Keberangkatan kloter kedua tersebut terlaksana melalui kolaborasi antara PT BMCM, LPK Yamperlin, serta dukungan pembiayaan penempatan dari PT BPR Triastra Olivera (BPR Triastra). Program ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja pada sejumlah sektor produktif di Armenia, khususnya bidang konstruksi.
Sebelum diberangkatkan, seluruh calon pekerja migran telah mengikuti pelatihan intensif di LPK Yamperlin, meliputi penguasaan bahasa asing, keterampilan teknis, serta sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja di negara tujuan.
Direktur Utama PT BMCM, Ir. Nuhung Ssuleman, S.T., mengatakan pihaknya berkomitmen membuka peluang kerja global yang aman dan legal bagi tenaga kerja Indonesia melalui sistem penempatan yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.
“Kami berkomitmen membuka peluang kerja global yang aman dan legal bagi tenaga kerja Indonesia. Kerja sama dengan LPK Yamperlin memastikan aspek kompetensi calon pekerja, sementara dukungan pembiayaan dari BPR Triastra menjadi solusi finansial yang dapat meringankan beban biaya awal keberangkatan para PMI,” ujarnya.
Menurut Nuhung, salah satu tantangan yang masih dihadapi calon pekerja migran adalah besarnya biaya penempatan (placement fee), mulai dari pengurusan paspor, visa, tiket pesawat, hingga biaya pelatihan dan sertifikasi sebelum diberangkatkan ke luar negeri.
Melalui dukungan pembiayaan dari BPR Triastra, kata dia, calon pekerja migran memperoleh kemudahan pembiayaan dengan bunga yang mengikuti ketentuan pemerintah. Skema pengembaliannya juga dirancang lebih ringan, yakni angsuran mulai dibayarkan setelah pekerja menerima gaji pertama di negara tujuan.
Perwakilan manajemen PT BPR Triastra Olivera, Arum, menyampaikan bahwa dukungan pembiayaan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah di bidang pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia.
“Kami berupaya memberikan layanan pembiayaan yang cepat, transparan, dan sesuai regulasi sehingga calon pekerja migran dapat menjalani proses keberangkatan dengan lebih ringan,” katanya.
Sementara itu, Direktur LPK Yamperlin, Ade Mardiansyah, menjelaskan bahwa para calon pekerja tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai budaya, etika kerja, dan regulasi hukum yang berlaku di Armenia.
“Kami memastikan seluruh peserta berangkat melalui jalur resmi dengan legalitas yang lengkap melalui skema Government to Private (G to P) yang terdaftar di BP2MI. Mereka juga telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan industri,” tegasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara PT BMCM dan LPK Yamperlin menjadi kunci dalam memastikan tenaga kerja Indonesia yang diberangkatkan memiliki kompetensi yang memadai, dokumen yang sah, serta perlindungan hukum sejak proses rekrutmen hingga kembali ke Indonesia.
Seluruh tahapan rekrutmen hingga pemberangkatan, lanjutnya, telah dilakukan melalui sistem resmi pemerintah dan berada dalam mekanisme pengawasan ketenagakerjaan. Selain itu, setiap pekerja migran juga telah mendapatkan perlindungan sosial, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, guna memberikan jaminan keamanan selama menjalankan kontrak kerja di luar negeri.
Pemberangkatan kloter kedua ini diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin terbukanya kesempatan kerja bagi talenta Indonesia di kawasan Eropa Timur dan Asia Barat melalui jalur resmi, aman, legal, dan prosedural, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan praktik penempatan tenaga kerja nonprosedural.
Tentang PT BMCM
PT Bumi Mas Citra Mandiri (BMCM) merupakan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang memiliki izin resmi dan berada di bawah pengawasan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Perusahaan ini berfokus pada penempatan tenaga kerja profesional ke kawasan Eropa dan Timur Tengah.
Tentang LPK Yamperlin
LPK Yamperlin adalah lembaga pelatihan kerja bersertifikasi yang bergerak di bidang pengembangan kompetensi bahasa asing, keterampilan teknis, serta pembentukan kesiapan mental bagi calon pekerja migran Indonesia.
Tentang PT BPR Triastra Olivera
PT BPR Triastra Olivera merupakan Bank Perekonomian Rakyat yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan layanan pembiayaan mikro, ritel, serta pembiayaan khusus bagi sektor ketenagakerjaan.
(Ade Mardiansyah/TIM)


Tentang PT BMCM