SULSELBATRA-SULUTENGGO

Pemkab Luwu, MDA dan FORDES Matappa Perkuat Kolaborasi Wujudkan Desa MandiriSinergi Pemerintah, Penegak Hukum dan MDA Dorong Keberhasilan Program Jaga Desa di Luwu

Luwu.Media.K-PK

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Program Jaga Desa yang diinisiasi melalui Forum Desa Matappa (FORDES Matappa) terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Selain Pemerintah Kabupaten Luwu dan PT Masmindo Dwi Area (MDA), program tersebut juga mendapat dukungan penuh dari unsur penegak hukum sebagai bagian dari upaya mewujudkan desa yang mandiri, berdaya saing, dan tangguh terhadap bencana.

Bupati Luwu, H. Patahudding, menilai FORDES Matappa telah menjadi wadah yang efektif dalam menjembatani aspirasi masyarakat desa sehingga dapat diterjemahkan menjadi program-program pembangunan yang nyata dan bermanfaat.

Menurutnya, keberadaan FORDES Matappa menjadi contoh bagaimana partisipasi masyarakat dapat berkontribusi dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

“FORDES Matappa telah menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat dapat menjadi dasar lahirnya program-program yang bermanfaat bagi desa. Karena itu saya mendukung penguatan forum ini agar perannya semakin besar dalam mengawal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Patahudding.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Muhandas Ulimen. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program pemberdayaan masyarakat maupun investasi memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan dengan tetap mengedepankan kepentingan umum.

“Kepentingan umum harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun individu. Kejaksaan siap mengawal dari sisi penegakan hukum dan kepastian hukum guna memastikan investasi di Kabupaten Luwu dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu berharap FORDES Matappa dapat terus memainkan peran strategis dalam mengawal pelaksanaan berbagai program yang telah disepakati bersama. Ia menilai forum tersebut mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan.

Menurut Adnan, sinergi yang baik antar-pihak akan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program-program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.

Program Jaga Desa sendiri mencakup berbagai kegiatan, mulai dari penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga penguatan Program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Dengan dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, perusahaan, dan masyarakat, Program Jaga Desa diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat manfaat investasi bagi masyarakat Kabupaten Luwu.(*/Sp)

error: Content is protected !!