Tak Terkejar! Markun Hidayat Sapu 5.417 Suara di Pilkades Cikarageman
BEKASI | mediakpk.co.id — Nama Markun Hidayat menjadi pusat perhatian dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cikarageman 2026. Calon kepala desa nomor urut 1 itu berhasil meraih 5.417 suara, unggul jauh dari dua calon lainnya, Minggu (20/9/2026).
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, Markun memperoleh dukungan terbesar dengan selisih yang cukup lebar. Calon nomor urut 3, Mista, meraih 1.866 suara, sedangkan calon nomor urut 2, Reno Indahsari, memperoleh 146 suara.
Dari total 7.576 suara yang masuk, sebanyak 7.429 dinyatakan sah dan 147 suara tidak sah. Perolehan Markun setara dengan sekitar 72,9 persen dari seluruh suara sah.
Hasil tersebut menempatkan Markun sebagai peraih suara terbanyak sekaligus figur yang mendapatkan mandat terbesar dalam kontestasi Pilkades Cikarageman tahun ini.
Namun, kemenangan dengan selisih suara yang lebar itu tidak membuat Markun menjadikan momentum tersebut sebagai ajang untuk merayakan kemenangan kelompok tertentu.
Dalam pernyataannya setelah hasil pemungutan suara diketahui, Markun justru menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat Cikarageman.
“Alhamdulillah, saya panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas seluruh proses Pilkades Cikarageman yang telah berjalan dengan baik. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Cikarageman yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepada saya,” ujar Markun.
Bagi Markun, angka 5.417 bukan sekadar jumlah suara. Kepercayaan tersebut, menurut dia, membawa tanggung jawab yang harus dijalankan setelah seluruh tahapan pemilihan berakhir.
“Bagi saya, ini bukan kemenangan Markun Hidayat, tetapi kemenangan masyarakat Cikarageman,” katanya.
Pesan itu disampaikan Markun di tengah situasi pascapemilihan yang membuat masyarakat kembali menghadapi agenda bersama sebagai satu desa. Ia mengajak warga yang sebelumnya berbeda pilihan untuk mengakhiri perbedaan politik dan kembali membangun kebersamaan.
“Setelah proses pemilihan ini selesai, mari kita kembali bersatu. Tidak ada lagi perbedaan pilihan. Kita semua adalah satu keluarga besar masyarakat Cikarageman,” tegasnya.
Dari Persaingan Menuju Persatuan
Markun menyadari bahwa setiap kontestasi politik di tingkat desa selalu menghadirkan pilihan yang berbeda. Baginya, perbedaan tersebut merupakan bagian dari proses demokrasi yang tidak semestinya merusak hubungan sosial antarwarga.
Ia pun secara terbuka mengajak pendukung seluruh calon untuk kembali bergandengan tangan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Cikarageman untuk tetap menjaga kerukunan, silaturahmi, dan kebersamaan. Perbedaan pilihan dalam pemilihan adalah bagian dari demokrasi, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut memutus persaudaraan di antara kita,” ungkapnya.
Menurut Markun, pekerjaan setelah Pilkades justru menjadi tantangan berikutnya. Pemerintahan desa membutuhkan keterlibatan masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan.
“Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Cikarageman. Saya tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintahan desa membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghormatan kepada seluruh calon yang telah mengikuti kontestasi. Menurutnya, setiap calon memiliki kontribusi dalam menghadirkan pilihan bagi masyarakat Cikarageman.
“Saya memberikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh calon yang telah mengikuti proses demokrasi ini. Kepada seluruh pendukung dan masyarakat yang mungkin berbeda pilihan, saya juga mengajak untuk tidak lagi melihat perbedaan tersebut,” kata Markun.
Apresiasi juga disampaikan kepada panitia penyelenggara, para saksi, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang ikut menjaga jalannya Pilkades.
Mandat 5.417 Suara
Dengan raihan 5.417 suara, Markun kini menghadapi fase berbeda setelah kompetisi berakhir. Dukungan besar yang tercermin dalam hasil rekapitulasi tersebut sekaligus menjadi mandat politik di tingkat desa yang harus diterjemahkan ke dalam kerja pemerintahan.
Markun mengatakan dirinya membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjalankan amanah tersebut.
Ia pun menutup pernyataannya dengan kembali menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah memberikan kepercayaan.
“Insyaallah, amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Cikarageman. Mari kita bersama-sama melangkah ke depan, menjaga kerukunan, mempererat silaturahmi, dan membangun Cikarageman agar semakin maju, aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkas Markun.

