Memprihatinkan pengisian bahan bakar pertalit kendaraan roda dua dan petugas operator di SPBU.
Cirebon,mediakpk.co.id.–
Sungguh sangat memprihatikan antrian di semua stasiun pengisian bahan bakar pertalit untuk kendaraan roda dua mereka mengantri mengular sampai ke jalan pintu masuk stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)dan tidak ada pengawas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)yang mengatur dan mengontrol untuk kelancaran pengisian BBM untuk kendaraan roda dua khusunya sepeda motor.

Antrian BBM pertalit dan Pertamax untuk kendaraan roda dua disatukan di satu mesin untuk pengisian bahan bakar sehingga antrian menjadi mengular hingga keluar area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)ini perlu jadi perhatian buat pengawas dan pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jadikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat yang mengisi bahan bakar tidak harus ngantri dan mengular di stasiun pengisian bahan bakar pertalit khususnya sepeda motor atau kendaraan roda dua
Antrian panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum sangat menggangu di saat mereka terburu buru akan berangkat ke tempat kerjaan,antar anak sekolah di pagi hari,belum lagi petugas operator khusus untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor hanya satu orang untuk mengecek
barcode tanya volume pengisian pembayaran dan pengembalian uang ini sangat mempengaruhi untuk kelancaran pengisian BBM.
Pantauan wartawan dari media koran pemantau korupsi (K-PK) Sabtu tanggal (19/09/2026) hampir semua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sistim pelayanan tidak di maksimal dan sangat menggangu kelancaran kenyamanan para pembeli bahan bakar pertalit di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)
Di sisi lain dengan antrian panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) banyak pembeli bahan bakar di jalan atau di kios kios yang menyediakan pertalit walaupun harganya mencapai Rp 12,000 ( dua belasribu rupiah), ini perlu jadi perhatian buat Pertamina bagaimana caranya agar pengisian bahan bakar umum khususnya buat kendaraan roda dua atau sepeda motor tidak lagi mengantri dengan menambah karyawan khusus untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)
(Agustinar)

