SULSELBATRA-SULUTENGGO

Kemarau Ancam Sawah Petani Luwu, PT Masmindo Dwi Area Salurkan Dukungan Air untuk 70 Hektare

Luwu,Media.K-PK

Ancaman kekeringan mulai dirasakan sejumlah petani di Kabupaten Luwu. Musim kemarau yang berlangsung sekitar satu bulan terakhir membuat sejumlah lahan persawahan mengalami keterbatasan pasokan air dan berdampak terhadap pertumbuhan tanaman padi.

Menghadapi kondisi tersebut, PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Pertanian dan Dinas Sosial serta FORDES MATAPPA melakukan langkah bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian terdampak.

Dukungan dilakukan dengan berbagai cara sesuai kondisi wilayah. Mulai dari pemanfaatan pompa air, penyediaan sumur bor hingga penggunaan water truck untuk melakukan penyiraman.

Upaya tersebut secara keseluruhan menjangkau sekitar 70 hektare lahan pertanian yang berada di Tampumia Radda, Balo-Balo, Kurusumanga dan Senga Selatan.
Penyiraman diprioritaskan pada lahan yang mengalami keterbatasan sumber air.

Langkah ini dilakukan agar tanaman padi yang sudah ditanam tetap memperoleh pasokan air dan dapat bertahan hingga masa panen.

Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, mengatakan dukungan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan yang ditemukan di lapangan.

“Kami melihat kondisi ini perlu direspons bersama. Melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu dan FORDES MATAPPA, MDA berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan agar petani dapat mempertahankan tanamannya dan risiko gagal panen bisa ditekan,” ujar Mustafa.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, Islamuddin, SP, M.Si., menyebut kemarau telah memberikan dampak cukup besar terhadap sektor pertanian.

“Persawahan di Kabupaten Luwu selama musim kemarau atau sekitar satu bulan terakhir ini memang berdampak besar terhadap petani, baik sawah irigasi terlebih untuk sawah tadah hujan,” katanya.

Islamuddin menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang dilakukan MDA dalam membantu petani menghadapi kondisi tersebut.

“Kami dari Dinas Pertanian mewakili Pemerintah Kabupaten Luwu menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan PT Masmindo Dwi Area. Sejumlah strategi dilakukan Masmindo untuk membantu petani menghadapi musim kemarau, salah satunya dengan melakukan penyiraman sawah,” ujarnya.

Bagi petani, bantuan pasokan air tersebut menjadi harapan untuk mempertahankan tanaman yang mulai terdampak kekeringan.

Adi, petani dari Desa Senga Selatan, mengatakan sawahnya telah mengalami kekeringan selama sekitar satu bulan.

“Sudah satu bulan ini sawah kering, padi kerdil. Kami berterima kasih karena petani masih diberi perhatian dengan adanya penyiraman ini. Setidaknya masih ada harapan kami untuk panen,” tutur Adi.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membantu petani mempertahankan tanaman padi hingga masa panen sekaligus mengurangi risiko kerugian akibat kekeringan yang terjadi selama musim kemarau.(Basman)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
×
Banner Iklan 1
Banner Iklan 2