BISNISHIBURANJABAR-JATENG-D.I.YPILIHAN

TDA Bekasi dan Pemkot Gelar Pesta Wirausaha 2026, Dorong UMKM Naik Kelas di Pakuwon Mall

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

 

BEKASI | mediakpk.co.id – Ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas bisnis, akademisi, hingga masyarakat memadati Atrium Active Pakuwon Mall Bekasi dalam rangkaian Pesta Wirausaha Bekasi 2026, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan yang digelar Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi itu menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah.

Mengusung tema “Let’s Grow Together”, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai program pengembangan kapasitas pelaku usaha, mulai dari seminar bisnis, Inspiration Talk, business class, lokakarya, pameran produk UMKM, hingga sesi jejaring bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai mitra.

Ketua TDA Bekasi 8.0, Qudsy Ainul Fawaid, mengatakan Pesta Wirausaha Bekasi tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga wadah membangun kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami ingin menghadirkan ruang bagi para pengusaha, UMKM, komunitas, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk saling belajar, berjejaring, serta membangun kolaborasi yang menghasilkan pertumbuhan bersama,” ujar Qudsy saat konferensi pers di lokasi acara.

Menurutnya, penguatan sektor UMKM memerlukan dukungan berbagai pihak, karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pasar.

Ketua Panitia Pesta Wirausaha Bekasi 2026, Joko Purwanto, menjelaskan penyelenggaraan selama tujuh hari dirancang untuk memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan peserta.

“Kami ingin setiap peserta pulang bukan hanya membawa ilmu, tetapi juga jaringan bisnis baru, peluang kolaborasi, calon pelanggan, bahkan kesempatan kerja sama yang bisa segera diwujudkan,” jelas Joko.

Ia menambahkan, materi yang diberikan dalam berbagai sesi mencakup strategi membangun usaha, penguatan merek (branding), pemasaran, digitalisasi bisnis, investasi, pengelolaan operasional, hingga pengembangan bisnis keluarga yang berkelanjutan.

Selain menghadirkan pelatihan dan diskusi, pengunjung juga dapat berinteraksi langsung dengan tenant UMKM yang menampilkan beragam produk lokal.

Sejak dibuka pada 27 Juli 2026, penyelenggara mencatat sedikitnya 16 komunitas dan organisasi turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Pexita, Jawara Muda, Genpro Kota Bekasi, KPMI Kota Bekasi, JAPNAS Bekasi, Hijabers Mom Community, Ikaboga Bekasi, Sekolah Lansia Bekasi, serta BBPVP Kementerian Ketenagakerjaan RI (Cevest).

Memasuki agenda 31 Juli hingga 2 Agustus 2026, rangkaian kegiatan difokuskan pada sesi Inspiration Talk yang menghadirkan sejumlah praktisi dan pelaku usaha dari berbagai sektor untuk berbagi pengalaman serta strategi pengembangan bisnis.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Pemerintah Kota Bekasi menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pesta Wirausaha Bekasi 2026.

Pemerintah menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperluas akses pasar, meningkatkan kompetensi pelaku UMKM, mempercepat transformasi digital usaha, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

Dukungan juga disampaikan manajemen Pakuwon Mall Bekasi bersama sejumlah mitra dan sponsor yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mereka menilai penguatan sektor UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pesta Wirausaha Bekasi 2026 terbuka bagi pelaku usaha, mahasiswa, profesional, calon wirausaha, investor, komunitas, maupun masyarakat umum.

Penyelenggara berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan kolaborasi baru sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM di Kota Bekasi yang berkelanjutan. (DN)

error: Content is protected !!