Hari Kedua Pencarian,Nelayan Asal Banda Neira Berhasil Ditemukan Selamat
Banda.MediaKPK.Co.Id.,
Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan seorang nelayan asal Pulau Banda yang dilaporkan oleh keluarga hilang kontak saat melaut di sekitar perairan Pulau Run, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah., Siaran Pers 15/10/2026.
Awalnya, pada tanggal 14/10/2026., sekitar pukul 08.20 wit, Bapak Fauzi Badilla mendatangi Kantor Pos SAR Banda untuk melaporkan kondisi membahayakan jiwa manusia terhadap anggota keluarganya. Dalam keterangan disampaikan, korban pergi melaut sejak tanggal 13/10 berangkat dari Pulau Banda Besar sekitar pukul 04.00 dini hari menggunakan perahu katinting menuju spot mancing disekitar Perairan Pulau Run dan belum juga kembali. Fauzi menambahkan, aksi pencarian korban pun sudah dilaksanakan oleh Bapak Udin seorang warga Pulau Run disekitar Perairan Pulau tersebut namun hingga malam hari belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Koordinator Pos SAR Banda Ezau Risamasu menyampaikan, “Memasuki Ops SAR hari kedua, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polair Banda, TNI AL, Koramil Banda, Polsek Banda, serta masyarakat kembali dikerahkan dalam pencarian korban. Tim SAR Gabungan dikerahkan menuju beberapa titik koordinat pada SAR MAPS guna melaksanakan pencarian korban.
Sekitar pukul 09.35 wit, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Kapal Pesiar White Manta di Perairan Pulau Manuk, Kabupaten Maluku Tengah dengan jarak -+ 67 mil laut dari lokasi kejadian awal.
Dengan membawa BBM cadangan cukup banyak, dan jarak yang jauh, Rigit Inflatable Boat Pos SAR Banda dikerahkan menuju Perairan Pulau Manuk dengan harapan tiba tepat waktu sebelum malam untuk evakuasi korban.
Pukul 16.43 wit, Tim SAR Gabungan berhasil tiba di Pulau Manuk selanjutnya korban dievakuasi dari atas Kapal White Manta menuju RIB dan dibawa kembali ke Pulau Banda. Sekitar pukul 22.50 wit, Tim SAR Gabungan berhasil tiba dengan selamat di Pulau Banda selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Ezau menambahkan, Menurut keterangan langsung dari korban, ia terjebak kabut tebal dilautan dan hilang arah. Korban kemudian memilih untuk mematikan mesin dan membiarkan hanyut terbawa arus. Selama hanyut, korban tetap beristirahat didalam perahunya selama 3 hari 3 malam sampai tiba di perairan Pulau Manuk dan diselamatkan oleh Kapal Pesiar White Manta yang sedang berlabuh disitu untuk kegiatan Diving bersama tamu-tamu mereka.
Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh unsur atas komunikasi dan kerjasamanya hingga korban berhasil dievakuasi oleh Tim kembali ke Pulau Banda.
Data korban :
Usman Bugal 50 Tahun/Laki-laki
Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.*
(MNP. 01)
Sumber : Humassar301

