PAPUA

SKANDAL MONOPOLI PROYEK PENDIDIKAN: Pengusaha Asli Teluk Wondama Palang Kantor Dinas, Diduga Ada Mafia Proyek dari Luar Daerah

Iya Ua pengusaha asli Papua (OAP) dari Kabupaten Teluk Wondama mengambil tindakan tegas dengan melakukan aksi pemalangan (penyegelan) kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Wondama, Kamis (1/10/2026). Aksi demonstrasi ini merupakan puncak kekecewaan dan kemarahan atas dugaan praktik monopoli proyek-proyek strategis di sektor pendidikan yang secara sistematis dikuasai oleh kontraktor dari luar daerah.

Salah satu kontraktor asli Wondama yang turut dalam garis depan aksi tersebut menyampaikan fakta yang sangat mencengangkan dan meresahkan. Kepada awak media, ia menyatakan bahwa praktik “kartel” di lingkungan Dinas Pendidikan sudah berjalan sangat sistematis.

“Semua pekerjaan atau proyek di Dinas Pendidikan nyaris 100 persen dikelola oleh orang luar dari Wondama. Kami sebagai putra daerah, pengusaha lokal, seolah tidak diberi ruang napas. Ini bukan kebetulan, tapi ada indikasi kuat permainan dan pengaturan tender oleh oknum di dalam,” tegasnya di sela-sela aksi pemalangan.

Redaksi Koran Pemantau Korupsi menilai fenomena ini adalah bentuk nyata pengkhianatan terhadap semangat Otonomi Khusus (Otsus) dan afirmasi bagi Orang Asli Papua (OAP). Alokasi anggaran pendidikan yang seharusnya menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat asli Teluk Wondama, justru dijadikan ladang basah bagi pihak luar.

Hal ini tidak hanya mematikan denyut nadi ekonomi lokal dan pengusaha asli Wondama, tetapi juga membuka celah lebar bagi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Ketika kontraktor luar yang mendominasi, besar dugaan terjadi kebocoran anggaran daerah yang seharusnya bisa dinikmati untuk membangun infrastruktur pendidikan bagi anak-anak Teluk Wondama.(Iand.H)
.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
×
Banner Iklan 1