Uncategorized

Kades Kelong Mencak-Mencak kepada Awak Media, Ada Apa?

 

 

Bintan, mediakpk.online

Sikap Kepala Desa (Kades) Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, terhadap seorang awak media menjadi sorotan. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10/2026) saat keduanya bertemu di salah satu kedai kopi di kawasan Barek Motor, Kijang.

Peristiwa bermula ketika awak media berkomunikasi melalui telepon dengan Kades Kelong. Dalam percakapan tersebut, awak media menanyakan keberadaan sang Kades.

Kades Kelong kemudian menjawab bahwa dirinya sedang ngopi di salah satu kedai kopi di wilayah Kijang. Awak media pun menyampaikan bahwa dirinya juga sedang berada di sekitar lokasi.

Dalam percakapan yang berlangsung melalui telepon, Kades Kelong kemudian mempersilakan awak media untuk datang dan ngopi bersama.

“Ngopi lah kemari, saya tunggu,” demikian ajakan yang disampaikan Kades Kelong.

Merespons ajakan tersebut, awak media kemudian mendatangi lokasi yang diarahkan. Namun, suasana berubah ketika keduanya bertemu.

Menurut keterangan awak media yang berada di lokasi, Kades Kelong justru menunjukkan sikap emosi dan mempertanyakan maksud kedatangannya.

“Ngapain telepon saya? Mau ngapain ganggu urusan kerja saya? Kalau mau lapor, silakan,” ujar awak media menirukan ucapan Kades Kelong saat itu.

Perubahan sikap tersebut sontak membuat awak media merasa terkejut. Pasalnya, komunikasi melalui telepon sebelumnya berlangsung dengan suasana yang disebut cukup baik.

Awak media kemudian memilih untuk tidak memperpanjang persoalan. Dengan tenang, ia berusaha meredakan situasi dan meninggalkan kedai kopi tersebut.

Namun, persoalan kembali muncul ketika awak media yang bersangkutan mengaku dihubungi melalui seseorang yang disebut sebagai orang suruhan Kades Kelong.

Dalam komunikasi tersebut, menurut keterangan awak media, disampaikan permintaan maaf atas kejadian yang terjadi di kedai kopi. Bahkan, disebut pula adanya tawaran pemberian sejumlah uang.

Tawaran tersebut justru membuat awak media mempertanyakan maksud di balik permintaan maaf dan pemberian uang tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan langsung dari Kades Kelong mengenai alasan perubahan sikap tersebut maupun terkait adanya dugaan tawaran uang sebagaimana disampaikan awak media.

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kades Kelong agar persoalan tersebut dapat diketahui secara utuh dan berimbang.

(Ajo Edi)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
×
Banner Iklan 1
Banner Iklan 2
Banner Iklan 3