Dipimpin Kuwu H. Pandi, Musdes APBDes 2027 Lombang Sepakati Prioritas: Dari JUT, TPT, Pompanisasi Sampai Lampu Jalan
Indramayu.Mediakpk.co.id. —
Balai Desa Lombang tidak seperti biasanya. Lampu di dalam balai menyala terang, tapi di luar balai jalan-jalan masih gelap gulita. Jumat malam, 01 Oktober 2026, suara warga pecah di dalam balai, ada yang teriak soal lampu jalan, ada yang mengeluhkan Jalan Tangkis rusak, dan ada petani yang menjerit sawah kekeringan.
Musyawarah Desa pembahasan dan penyusunan APBDes Tahun Anggaran 2027 yang dipimpin langsung Kuwu H. Pandi itu berlangsung khidmat. Tampak hadir Ketua BPD beserta anggota, Ketua Karang Taruna beserta anggota, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan perwakilan petani.

Musyawarah mengerucut pada usulan prioritas pembangunan Desa Lombang tahun 2027. Dari sektor pertanian, warga mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), Tembok Penahan Tanah (TPT), pompanisasi, jembatan pertanian, normalisasi dan pengerukan parit, serta penanganan hama tikus. Sedangkan dari sektor infrastruktur desa, warga mengusulkan perbaikan jalan setapak, jalan desa, Jalan Tangkis penghubung Lombang-Pondoh yang menjadi akses anak SMP, serta pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Pak Kuwu, tolong Jalan Tangkis ke Pondoh diprioritaskan. Itu jalan anak-anak kami sekolah SMP. Kalau pagi gelap, sore juga gelap, kasihan anak-anak,” teriak salah satu wali murid. Menimpali hal itu, Ketua Karang Taruna beserta anggota menegaskan, “Kami sangat setuju, Jalan Tangkis dan jalan setapak itu gelap setiap malam. Pemuda pulang kerja dan adik-adik SMP pulang mengaji jadi was-was. Kalau PJU dipasang di jalan desa, kami Karang Taruna siap bantu menjaga dan merawatnya.”
Ketua RT yang warganya setiap hari melintasi jalan desa juga berharap usulan tidak hanya menjadi catatan. “Sudah banyak anak SMP yang jatuh karena jalan licin dan gelap. Kami mohon tahun 2027 ini jangan ditunda lagi PJU dan perbaikan jalan desa serta jalan setapaknya,” harapnya.
Jeritan paling lirih datang dari perwakilan petani. Dengan suara pelan namun tegas ia menyampaikan, “Percuma pupuk bagus kalau air tidak ada, Pak Kuwu. Jalan Usaha Tani kami rusak, TPT jebol, jembatan pertanian putus, parit mampet penuh lumpur jadi sarang tikus. Padi kami habis dimakan tikus sebelum dipanen. Kami mohon di tahun 2027 ini dibangunkan kembali JUT, TPT, dan jembatannya, parit dikeruk pakai beko, dibantu pompanisasi, dan hama tikus dibasmi. Tolong kembalikan air ke sawah kami, biar sawah subur dan petani bisa makmur.”
Menanggapi itu, Kuwu H. Pandi dengan tegas mencatat dan berjanji akan memprioritaskan semua usulan dalam APBDes 2027. “Insya Allah tahun 2027 kita fokus. Untuk pertanian kita bangun JUT, TPT, pompanisasi, jembatan, dan normalisasi parit untuk mengatasi hama tikus. Untuk infrastruktur kita perbaiki jalan setapak, jalan desa, terutama Jalan Tangkis ke Pondoh demi anak SMP kita, dan Lombang harus terang dengan PJU. Ini semua hajat hidup orang banyak,” tegasnya. Ketua BPD beserta anggota pun mengesahkan dan Musdes ditutup dengan kesepakatan bulat.
( Agustinar/red )

