Kapolri Temui Jaksa Agung di Kejagung, Tegaskan Polri dan Kejaksaan Tetap Solid
Jakarta | Media KPK – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Agung dan bertemu langsung dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu diakhiri dengan konferensi pers bersama yang menegaskan soliditas hubungan antara Polri dan Kejaksaana.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Dalam keterangannya kepada awak media, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebut pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang telah lama terjalin antara kedua institusi penegak hukum.
“Ini bukan program baru, ini adalah program lama. Kami dengan Pak Kapolri bukan rival atau versus. Kami sejak dulu sudah saling mengenal secara pribadi dan selalu berpikir bagaimana melakukan perbaikan ke depan,” kata Burhanuddin.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Kepolisian dan Kejaksaan merupakan bagian dari sistem peradilan pidana terpadu atau criminal justice system yang harus terus diperkuat melalui koordinasi dan kerja sama.
“Kami bersilaturahmi dan beraudiensi terkait bagaimana ke depan Kejaksaan dan Kepolisian sebagai satu ikatan aparat penegak hukum dalam sistem criminal justice system dapat terus diperkuat dan diperkokoh,” ujar Sigit.
Menurut Kapolri, kedua lembaga juga berencana meningkatkan program kemitraan, termasuk pertukaran pendidikan dan pelatihan antara jaksa dan penyidik kepolisian guna memperkuat koordinasi dalam penanganan perkara.
Ia menambahkan bahwa sinergi tersebut bertujuan memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat, baik dari sisi kepastian hukum maupun rasa keadilan.
Dalam kesempatan yang sama, Jaksa Agung menegaskan pentingnya sinergi antara penyidik dan penuntut umum dalam proses penegakan hukum.
“Bagi seorang jaksa, hasil penyelidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik, dan penuntutan yang baik akan menghasilkan putusan yang baik. Itu adalah kewajiban dan keharusan kita untuk bersinergi,” ujarnya.
Dalam sesi tanya jawab, wartawan menyinggung isu yang berkembang mengenai hubungan antara Polri dan Kejaksaan, termasuk dikaitkan dengan penanganan sejumlah kasus korupsi besar yang menyeret nama mantan pejabat Kejaksaan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolri menegaskan tidak ada persoalan antara kedua institusi.
“Saya pastikan tidak ada masalah antara dua institusi. Kami sepakat akan terus bersilaturahmi dan memperkuat sinergitas hingga tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Sigit.
Senada dengan itu, Jaksa Agung menyatakan hubungan baik antara Kejaksaan dan Kepolisian telah berlangsung sejak lama dan bukan sesuatu yang baru.
“Kami ini satu kesatuan, tujuannya memberikan rasa aman dan rasa adil kepada masyarakat. Kami mempunyai tujuan yang sama dan tidak bisa dipisah-pisahkan,” tegas Burhanuddin.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penegasan dari kedua pimpinan lembaga penegak hukum bahwa kerja sama antara Polri dan Kejaksaan akan terus diperkuat guna mendukung penegakan hukum serta pengawalan berbagai program pemerintah di masa mendatang.
(Redaksus)

