Uncategorized

Akses Vital Aek Raso–Torganda Rusak Parah, Warga Desak Pemkab Labusel Segera Bertindak

 

 

LABUHANBATU SELATAN, MEDIA KPK — Kondisi jalan penghubung Desa Aek Raso menuju Desa Torganda hingga lintasan Mahato, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, kian memprihatinkan. Jalan yang menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian itu kini dipenuhi kubangan lumpur tebal hingga menyulitkan kendaraan untuk melintas.

Berdasarkan pantauan dan laporan warga di lokasi pada Rabu (21/10/2026), permukaan jalan dipenuhi lumpur merah pekat dengan kedalaman yang cukup mengkhawatirkan. Sejumlah kendaraan roda empat, terutama mobil pikap pengangkut hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat, dilaporkan terjebak hingga amblas di tengah jalan.

Kondisi tersebut memaksa warga bergotong royong membantu kendaraan yang kesulitan melintas. Bahkan, sebagian pengendara harus menurunkan muatan terlebih dahulu sebelum kendaraan dapat didorong bersama-sama melewati jalur berlumpur tersebut.

“Jalan ini merupakan akses utama kami untuk beraktivitas, mengangkut hasil bumi, dan menghubungkan antardesa. Kalau kondisinya seperti kubangan begini, ekonomi warga bisa terganggu karena hasil panen terlambat diangkut dan biaya operasional semakin membengkak,” ungkap seorang warga dengan nada kecewa.

Hujan Memperparah Kondisi Jalan

Kerusakan jalan semakin menyulitkan masyarakat ketika hujan turun. Permukaan jalan berubah menjadi hamparan lumpur licin yang membahayakan keselamatan pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Selain menghambat mobilitas warga, kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut.

Warga menilai kondisi ini membutuhkan penanganan serius dari pemerintah daerah. Mereka khawatir, jika kerusakan terus dibiarkan tanpa perbaikan, jalur penghubung tersebut dapat terputus dan semakin mengisolasi aktivitas masyarakat.

Pemkab Labusel Diminta Segera Turun ke Lapangan

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), agar segera turun langsung meninjau kondisi jalan Aek Raso–Torganda hingga lintasan Mahato.

Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan peninjauan, tetapi juga mengambil langkah konkret melalui penanganan darurat dan perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan kondisi jalan di lapangan.

Menurut masyarakat, perbaikan permanen sangat diperlukan agar jalan tersebut dapat kembali berfungsi secara layak sebagai jalur penghubung antardesa sekaligus akses distribusi hasil pertanian.

Mereka juga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap persoalan infrastruktur tersebut, mengingat jalan yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

“Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat jalan rusak. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan nyata sebelum akses ini benar-benar tidak bisa dilalui,” harap warga.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan maupun Dinas PUPR terkait rencana penanganan dan perbaikan jalan tersebut.

Masyarakat berharap keluhan ini segera mendapat respons agar akses transportasi kembali lancar, keselamatan pengguna jalan lebih terjamin, dan roda perekonomian warga tidak terus terhambat.

 

(R. Sinaga/Media KPK)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
×
Banner Iklan 1
Banner Iklan 2
Banner Iklan 3