Deteksi Dini Kesehatan, Rutan Cirebon Skrining HIV/AIDS dan Hepatitis bagi 55 Tahanan Baru
Cirebon,mediakpk.co.id.–
Memastikan kondisi kesehatan sejak awal menjadi bagian penting dalam pelayanan di lingkungan Pemasyarakatan. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon bersama Puskesmas Pesisir Kota Cirebon melaksanakan Mobile VCT HIV/AIDS dan Hepatitis bagi 55 tahanan baru, Jumat (25/9/2026).
Bertempat lapangan apel Rutan Kelas I Cirebon, kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak 55 tahanan baru yang berada di kamar/blok hunian Mapenaling mengikuti proses skrining secara tertib dan bertahap.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Jonson Manurung, didampingi Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Sulung Faturachman dan Kepala Subseksi Administrasi dan Perawatan Dedy Wasis.
Rutan Cirebon Perpanjang Kerja Sama dengan RSD Gunung Jati, Pastikan Hak Kesehatan Warga Binaan Tetap Terpenuhi
19 Juni 2026
Dalam pelaksanaannya, petugas medis Rutan bersama tim kesehatan Puskesmas Pesisir melakukan pemeriksaan skrining HIV/AIDS dan Hepatitis melalui pengambilan sampel darah. Proses pemeriksaan juga disertai konseling dan edukasi kesehatan mengenai pencegahan serta penularan penyakit.
“Skrining ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini untuk mengetahui kondisi kesehatan tahanan sejak awal. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih dini, pelayanan dan tindak lanjut medis dapat diberikan sesuai kebutuhan,” ujar Jonson Manurung.
Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses Pemasyarakatan. Karena itu, Rutan Kelas I Cirebon terus mendorong pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah preventif sekaligus bentuk perhatian terhadap kesehatan warga binaan.
Kolaborasi dengan Puskesmas Pesisir menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan di Rutan. Pemeriksaan dilaksanakan secara profesional dengan tetap memperhatikan prosedur medis dan kerahasiaan hasil pemeriksaan.
Rutan Kelas I Cirebon terus memperkuat langkah deteksi dini, pencegahan, dan pelayanan kesehatan guna menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal.
(Agustinar)

