MEMALUKAN! Aset Nyawa Warga Bogor Gercep Galuga Digadaikan Untuk Bisnis SPPG Milik Kades
BOGOR,Media.K-PK –
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Harga diri pemerintahan desa diinjak-injak. Mobil Siaga “BOGOR GERCEP” Desa Galuga yang dibeli dari keringat rakyat via Dana Desa, terbukti digadaikan fungsinya. Bukan untuk menyelamatkan ibu melahirkan atau pasien gawat darurat, tapi jadi kurir gratis SPPG diduga milik pribadi Kepala Desa.
Bukti tak bisa dibantah. Foto eksklusif K-PK memperlihatkan mobil siaga berpelat terparkir santai di halaman SPPG Yayasan Generasi Membangun Daerah ID: KSKKI3H, Jalan Raya Leuwiliang Dukuh, Desa Galuga, Selasa (04/08).
Ini penghinaan. Permenkes No. 43 Tahun 2016 dilanggar. Sumpah jabatan Kades dilanggar. Yang dipuja malah perut dan bisnis keluarga.
“Ini biadab! Darurat bagaimana kalau mobilnya lagi nganter kotak nasi? Mau nunggu warga mati dulu?” sentak tutur warga, geram di hadapan K-PK, Selasa (04/08).
Didatangi ke Kantor Desa, Kades Galuga tak berkutik. Ia akhirnya mengakui di depan wartawan K-PK.
“Saya meminta maaf. Terima kasih atas masukannya. Mulai hari ini kami tidak akan pergunakan lagi,” katanya dengan nada tertunduk.
Satu kalimat pengakuan itu menelanjangi semuanya. Berarti selama ini benar terjadi. Berarti selama ini BBM, sopir, perawatan mobil rakyat dipakai untuk menggemukkan SPPG.
Pertanyaan besarnya: Sudah berapa ratus juta kerugian negara? Siapa yang akan mengembalikan ke kas desa?
K-PK mendesak Inspektorat Kab. Bogor, Dinkes, dan BGN jangan pengecut. Turun sekarang. Audit tuntas. Copot jika perlu. Jangan biarkan maling berkedok pejabat desa.
Karena jika ini dibiarkan, besok-besok aset desa lain juga akan digasak.
Fungsi utama mobil siaga desa adalah melayani rujukan kesehatan, penanganan darurat bencana, dan membantu mobilitas sosial warga. Kendaraan ini disediakan oleh pemerintah desa sebagai fasilitas gratis bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi cepat
Reporter K-PK: Tim

