Acara Adat Sedekah Bumi Rutin Tahunan Digelar di Dusun Jomblang
Bojonegoro | Media K-PK,
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Tradisi adat Sedekah Bumi yang menjadi agenda rutin tahunan kembali digelar oleh masyarakat Dusun Jomblang Jati, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (30/05/2026).
Kegiatan yang sarat dengan nilai budaya dan kearifan lokal ini diikuti oleh warga setempat dengan penuh antusias. Masyarakat membawa berbagai tumpeng serta aneka jajanan tradisional sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki, keselamatan, dan hasil bumi yang telah diberikan.
Prosesi diawali dengan berkumpulnya warga di Sendang Jomblang Jati untuk melaksanakan doa bersama dan ritual adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Suasana berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat.
Kepala Desa Krondonan, Parji, beserta jajaran perangkat desa turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain itu, tampak hadir tokoh agama, tokoh masyarakat, serta anak-anak yang ikut memeriahkan acara adat tersebut.
Dalam kesempatan itu, Parji mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya leluhur.
“Jangan lupa dengan adat Jawa peninggalan nenek moyang kita dahulu. Tradisi seperti ini harus terus dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang ditelan zaman,” ujar Parji.
Menurut panitia, pelaksanaan Sedekah Bumi tahun ini dilakukan di tiga lokasi, salah satunya di kawasan makam Dusun Jomblang Jati. Kegiatan juga dilaksanakan di beberapa titik yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat setempat.
Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan hiburan kesenian tayub yang berlangsung sejak siang hingga malam hari di kediaman Kepala Dusun Jomblang Jati. Hiburan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang hadir untuk menyaksikan dan turut memeriahkan perayaan Sedekah Bumi.
Tradisi Sedekah Bumi tidak hanya menjadi wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menjaga kelestarian budaya lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
(Yahmin)

