TENAGA HONORER WON DAMA TOLAK PPPK PARUH WAKTU, TUNTUT STATUS PENUH WAKTU
WONDAMA,Media.K-PK
Ratusan tenaga honorer yang tergabung dalam aliansi honorer Kabupaten Teluk Wondama menggelar aksi demonstrasi yang mulai dari titik batu inspirasi Aitumeri menuju kantor bupati teluk Wondama, menolak skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu,
Mereka menyuarakan kekecewaan atas hasil seleksi kompetensi PPPK yang baru diumumkan beberapa waktu lalu. Para demonstran membawa spanduk berisi tuntutan agar pemerintah memperhatikan nasib tenaga honorer yang telah lama mengabdi dan terdaftar resmi dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat.
Tolak Skema Paruh Waktu
Dalam orasinya, para honorer menolak keras skema PPPK paruh waktu yang ditawarkan pemerintah. Mereka menuntut agar semua tenaga honorer yang telah lulus seleksi dapat diangkat menjadi PPPK penuh waktu, bukan paruh waktu.
Dampak Terhadap Penghasilan
Para honorer menilai keputusan pemerintah memberikan status paruh waktu masih belum tepat, karena berdampak terhadap gaji yang tidak sebanding dengan dedikasi mereka selama ini. Mereka yang telah bertahun-tahun mengabdi sebagai tenaga honorer berharap mendapat kepastian status dan kesejahteraan yang layak.
Tuntutan Massa
Dalam aksinya, aliansi honorer Wondama mengajukan sejumlah tuntutan:
- Menolak PPPK paruh waktu dan menuntut status penuh waktu
- Meminta pemerintah daerah dan pusat memperhatikan nasib honorer yang terdaftar di database BKN Pusat
- Mengusulkan pengisian formasi kosong dengan memprioritaskan honorer lokal yang telah berpengalaman
Respons Pemerintah daerah
Bupati Teluk Wondama ELYSA AURY kepada honorer bahwa saya suda melakukan koordinasi dengan BKN pusat dan sudah mendatangani usulan 283 lebih honorer bahwa akan usulkan bersama sama-sama mereka itu.
dan wakil Bupati Antonius A.Marani juga menambahkan bahwa kalau kalian suda jadi pegawai kerjalah untuk kabupaten teluk Wondama ini, dan untuk masyarakat, saya titip pesan jangan mudah terprovokasi oleh orang-orang di luar sana,
masa Aksi demo menyambut baik apa yang di sampaikan oleh bupati dan wakil Bupati Teluk Wondama. massa aksi Demo membubarkan diri dengan tertib
dan juga pihak kepolisian yang berjaga mengamankan Demo di kantor bupati kabupaten teluk Wondama.
Perlu diketahui, penolakan terhadap skema PPPK paruh waktu juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Papua Barat dan wilayah lainnya, di mana para honorer menilai skema ini tidak memberikan kepastian kerja dan kesejahteraan yang memadai.(Iand.H)

