TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)Imbangan Ke-129 Tahun 2026 Resmi Dibuka di Desa Gunung Manik.
KUNINGAN. Media. K-PK
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka di Desa Gunung Manik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, Kamis (13/8/2026). Program yang berlangsung selama 30 hari tersebut diarahkan untuk memperkuat akses infrastruktur sekaligus mendorong pengembangan potensi ekonomi dan pariwisata desa.
Pembukaan TMMD berlangsung di Aula Desa Gunung Manik dan secara resmi dibuka oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, perwakilan Kejaksaan Negeri Kuningan, Wakil Komandan Yonif TP 839/SA, Kepala DPMD Kuningan, para kepala SKPD, Muspika Kecamatan Ciniru dan Hantara, Danramil, Babinsa, serta Kepala Desa Gunung Manik Jauhari Hariyanto.

Kepala Desa Gunung Manik, Jauhari Hariyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah merealisasikan program TMMD di wilayahnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur melalui TMMD memiliki arti strategis bagi Desa Gunung Manik karena membuka akses menuju sejumlah potensi unggulan desa. Salah satunya pembangunan jalan di kawasan Ciputri yang menjadi pintu masuk menuju tiga destinasi wisata alam, yakni Curug Payung, Curug Sama, dan Bumi Perkemahan Ciputri.
Selain wisata alam, Desa Gunung Manik juga memiliki potensi wisata religi dan sejarah perjuangan melalui Gua Lempong Selamet. Lokasi tersebut dikenal sebagai tempat persembunyian para pejuang Kuningan Selatan selama 17 tahun dan hingga kini terus dijaga kelestariannya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kasdim 0615/Kuningan, Kapten Kav Suharto, yang mewakili Dandim 0615/Kuningan, menjelaskan TMMD Imbangan ke-129 dilaksanakan selama 30 hari, mulai 13 Agustus hingga 13 September 2026.
Adapun sasaran fisik utama berupa pembangunan jalan rabat beton sepanjang 820 meter dengan lebar 2,5 meter, serta pembangunan talud penahan tanah sepanjang 30 meter.
Jalan tersebut nantinya menjadi akses penghubung menuju lahan perkebunan warga sekaligus jalur utama menuju kawasan wisata Curug Payung.
“Nilai utama yang hendak ditumbuhkembangkan adalah ikatan kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat dan segenap jajaran pemerintah, untuk saling bahu-membahu dan bergotong royong mensukseskan pembangunan daerah,” ujar Kapten Kav Suharto.
Dalam arahannya, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memberikan apresiasi kepada jajaran TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.
Menurut Bupati, keberadaan TMMD tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan infrastruktur. Lebih dari itu, program tersebut menjadi sarana memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersamaan, gotong royong, serta tanggung jawab bersama dalam membangun daerah.
Ia menilai pembangunan jalan sepanjang 820 meter akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas warga dan membuka akses terhadap potensi ekonomi serta pariwisata Desa Gunung Manik.
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, tidak hanya pemerintah.
“Mari kita bersama-sama masyarakat untuk membangun, karena tugas membantu pembangunan tidak hanya tugas pemerintah, melainkan tugas kita bersama,” tegas Dian.
Dengan dimulainya TMMD Imbangan ke-129, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Selain memperkuat konektivitas menuju perkebunan warga, infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pengungkit bagi pengembangan destinasi wisata Desa Gunung Manik, sehingga pada akhirnya turut membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
( Deden sanjaya )

