JABAR-JATENG-D.I.Y

Pemkab Cirebon Dan juru semelih halal Perkuat Standar Kurban Halal Dan Higienis

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Cirebon,mediakpk.co.id.—

Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Cirebon terus memperkuat edukasi penyembelihan hewan kurban yang halal, higienis, dan sesuai syariat Islam.

Lewat pelatihan hingga roadshow ke masjid-masjid, Juleha berupaya memastikan daging kurban yang diterima masyarakat aman dan berkualitas.

Ketua Juleha DPD Kabupaten Cirebon, Faturrohman mengatakan, sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon terus terjalin dalam meningkatkan kualitas penyembelihan hewan kurban di daerah.

Menurut dia, kerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, telah berjalan sejak 2024 melalui berbagai pelatihan dan workshop manajemen kurban.

“Sinergi antara Juru Sembelih Halal (Juleha) dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon terjalin cukup baik. Sejak 2024, Juleha telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon,” kata Faturrohman, Selasa (26/5/2026).

Pada 2024, Juleha menggelar kegiatan Manajemen Qurban (MQ) di PCNU dengan dukungan Bupati Cirebon Imron.

Program tersebut kemudian berlanjut pada 2025 melalui kegiatan MQ di Pendopo Kabupaten Cirebon yang melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.

Tak hanya fokus pada pelatihan internal, Juleha juga aktif mengadakan workshop manajemen kurban di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kegiatan itu menyasar panitia kurban, pengurus masjid, hingga masyarakat umum.

Faturrohman menjelaskan, materi pelatihan yang diberikan cukup lengkap, mulai dari fikih kurban, kesejahteraan hewan, teknik penajaman golok, hingga teknik penyembelihan sesuai syariat Islam.

“Materi pelatihan meliputi fikih kurban, kesejahteraan hewan, teknik penajaman golok, teknik penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, praktik penyembelihan kambing, hingga praktik merobohkan sapi dengan benar,” ujarnya.

Melalui pelatihan tersebut, Juleha ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa proses penyembelihan hewan kurban bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menyangkut aspek kehalalan, kebersihan, dan kesejahteraan hewan.

Menurut Faturrohman, hasil pelatihan yang rutin digelar mulai terlihat di lapangan. Banyak panitia kurban di berbagai wilayah kini dinilai sudah memiliki kemampuan dasar dalam proses penyembelihan, sehingga tidak seluruhnya membutuhkan pendampingan langsung dari tim Juleha saat Iduladha.

Meski demikian, tim Juleha tetap turun ke sejumlah lokasi yang belum tersentuh edukasi dan pelatihan agar proses penyembelihan tetap berjalan sesuai syariat dan standar kesejahteraan hewan.

“Untuk wilayah atau tempat yang belum terjangkau syiar dan pelatihan Juleha, tim Juleha tetap melakukan pendampingan agar proses penyembelihan berjalan sesuai syariat dan standar kesejahteraan hewan,” katanya.

Ke depan, Juleha Kabupaten Cirebon berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon semakin diperkuat, terutama dalam pelatihan dan sertifikasi juru sembelih halal, pengawasan penyembelihan hewan kurban, edukasi masyarakat, pemberdayaan UMKM halal, hingga mendukung program Kabupaten Halal.

Faturrohman juga mengimbau masyarakat agar menjalankan proses kurban dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan perlakuan terhadap hewan.

(Agustinar)

error: Content is protected !!