SULSELBATRA-SULUTENGGO

Dinkes Luwu Imbau Warga Gunakan Masker, Kabut Asap Berpotensi Ganggu Kesehatan

Luwu.Media.K-PK

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu kesehatan, terutama jika paparan asap berlangsung dalam waktu lama.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary Basir, mengatakan masyarakat perlu mewaspadai kabut asap yang diperparah kondisi cuaca kemarau dan udara kering.

Menurutnya, paparan asap dapat memicu iritasi saluran pernapasan serta memperburuk penyakit yang telah diderita seseorang, khususnya gangguan pernapasan dan penyakit jantung.

β€œIni bukan kabut biasa yang bisa dianggap sepele, ini smog. Masyarakat perlu waspada terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan. Kami mengimbau warga menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Rosnawary, Sabtu (10/10/2026).

Ia menjelaskan, smog merupakan pencemaran udara yang melibatkan asap, partikel halus, dan berbagai polutan. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah PM2.5, yaitu partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru.

Paparan pencemaran udara tersebut dapat menyebabkan mata perih, tenggorokan kering, batuk hingga sesak napas. Risiko gangguan kesehatan juga perlu diperhatikan pada masyarakat yang memiliki riwayat asma maupun penyakit paru-paru dan jantung.

Rosnawary mengingatkan bahwa tingkat bahaya pencemaran udara tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan ketebalan kabut yang terlihat. Pengukuran kualitas udara, termasuk kadar PM2.5 dan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), diperlukan untuk mengetahui tingkat pencemaran secara lebih akurat.

Dinkes Luwu juga meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat. Anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat disarankan menggunakan respirator N95 atau KN95 yang terpasang rapat di wajah ketika berada di lingkungan berasap.

Warga juga dianjurkan menutup pintu dan jendela saat udara luar tercemar.Dinkes Luwu berharap masyarakat tidak mengabaikan kondisi tersebut dan segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan.

Jika muncul sesak napas berat atau nyeri dada, masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis.

Upaya perlindungan kesehatan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko dampak kabut asap terhadap masyarakat Kabupaten Luwu.(*/SP)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
×
Banner Iklan 1
Banner Iklan 2
Banner Iklan 3